5 Amalan Ini Adalah Faktor Penyubur Iman
Cari Berita

Advertisement

5 Amalan Ini Adalah Faktor Penyubur Iman

5/23/17

Barangsiapa mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun perempuan, sedangkan ia beriman, maka sesungguhnya akan Kami karuniakan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka lakukan,” demikian kutipan Al Quran Surat An-Nahl : 97.

Ada banyak amalan-amalan yang bisa menjaga suburnya iman. Di bawah ini ada 14 amalan harian penyubur iman.

1. Dzikir Pagi dan Petang


وَاذْكُر رَّبَّكَ فِي نَفْسِكَ تَضَرُّعاً وَخِيفَةً وَدُونَ الْجَهْرِ مِنَ الْقَوْلِ بِالْغُدُوِّ وَالآصَالِ وَلاَ تَكُن مِّنَ الْغَافِلِينَ

“Dan sebutlah (nama) Tuhanmu dalam hatimu dengan merendahkan diri dan rasa takut dan dengan tidak mengeraskan suara di waktu pagi dan petang dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang lalai.” (QS. Al-A’raf : 205)

2. Rutin Shalat Dhuha


“Pada pagi hari setiap persendian kalian diwajibkan sedekah, setiap ucapan tasbih itu bernilai satu sedekah, setiap kalimat tahmid itu bernilai satu sedekah, satu ucapan tahlil bernilai satu sedekah, satu ucapan takbir bernilai satu sedekah. memerintah yang ma’ruf satu sedekah, mencegah yang mungkar satu sedekah. Dan semua itu bisa diganti dengan dua raka’at shalat dhuha.” (HR. Muslim)

3. Shalat Jamaah Tepat Waktu 


“Kalau saja manusia tahu pahala panggilan shalat dan shaf awal, kemudian mereka tidak bisa mendapatkannya selain harus dengan mengundi, pasti mereka akan mengundi.” (HR. Muslim)

4. Menjaga Shalat Rawatib


“Tidaklah seorang hamba melakukan shalat sunnah dengan ikhlas lillahi ta’ala setiap hari sebanyak 12 rakaat, melainkan pasti Allah akan membangunkan rumah di surga.” (HR. Muslim)

5. Membaca Al-Qur’an


“Bacalah al-Qur’an karena sesungguhnya Al-Qur’an akan datang sebagai pemberi syafaat bagi sahabatnya (orang yang rajin qira’ah qur’an).” (HR. Muslim)

“Barangsiapa yang membaca satu huruf dari Al-Qur’an maka ia mendapat satu kebaikan dan setiap kebaikan mempunyai sepuluh kelipatan pahala. Aku tidak mengatakan Alif laam mim itu satu huruf, tapi aliif satu huruf, laam satu huruf, dan miim satu huruf.” (HR: Tirmidzi)