Berpura-pura Baik Untuk Mendapatkan Jodoh Yang Baik Itu Sungguh Tidak Baik
Cari Berita

Advertisement

Berpura-pura Baik Untuk Mendapatkan Jodoh Yang Baik Itu Sungguh Tidak Baik

5/18/17

Dewasa ini banyak sekali seseorang menggunakan cara licik untuk mendapatkan pendamping yang diingininya, tak sedikit yang berpura-pura baik dan berkata manis hanya untuk mendapatkan jodoh yang baik, padahal melakukan usaha dengan penuh kepura-puraan pada akhirnya akan membuat bosan.

Karena saat hati sudah tidak mempunyai ketulusan dalam mencinta, maka cinta yang digenggam pada akhirnya akan lepas dengan sendirinya, sebab tidak tahunya kita dalam menjaga dan mengendalikan hati.

Menjadi Baiklah Dengan Tulus Agar Mendapat Cinta Yang Mendasar Dari Allah 



Maka, menjadi baiklah denagn tulus, agar mendapat cinta yang mendasar dari Allah, karena saat hati sudah dalam keadaan tulus terbingkai kebaikan yang datang dari Allah, maka ketika cinta itu benar-benar nyata kita dapatkan, sudah tentu Allah akan pula ikut andil untuk menjaganya tetap dalam kebaikan.

Karena Kebaikan Yang Hanya Dibuat-Buat Untuk Mendapat Pengakuan Manusia Pada Akhirnya Akan Luntur Dengan Sendirinya



Karena kebaikan yang hanya dibuat-buat semata untuk mendapatkan penagkuan manusia pada akhirnya akan luntur dengan sendirinya, topeng itu akan copot dari pemiliknya ketika hati sudah mulai bosan sebab tak bisanya menerima kenyataan buruk yang dihdapi.

Perasaan Bosan Akan Terus Menghantui Saat Tahu Bahwa Banyak Kekurangan Pada Dirinya


Perasaan bosan akan terus menghantui saat tahu bahwa banyak kekurangan saat pada dirinya, sebab pikiran hanya menuntut kesempurnaan semata. Tetapi ketulusan itu terbingkai dihati dengan bijak, maka seburuk apapun kekurangan yang dimilikinya, hati takkan pernah merasa letih untuk memahami dan bersabar.

Jangan Berpura-Pura Baik Hanya Karena Ingin Mendapat Cinta Manusia, Jika Tidak Kita Akan Menyesal Dikemudian Hari



Maka dari itu jangan berpura-pura baik hanya karena ingin mendapat cinta manusia, karena cinta yang penuh dengan kepura-puraan pada akhirnya akan membuat kita menyesal.

Menyesal karena tidak bisanya kita melihat kekurangan yang ada pada dirinya, sebab berpura-pura baik hanya akan membuat kita jenuh dan gampang memutuskan hubungan dengan tanpa berpikir panjang dengan hati yang tenang.

Saat Kebaikan Itu Tulus, Maka Sampai Kapanpun Rasa Yang Ada Takkan Pernah Berubah



Dan saat kebaikan itu tulus, maka sampai kapanpun rasa yang ada dihati tidak akan pernah berubah, meski hal terburuk darinya sudah kita ketahui. Karena hanya ketulusanlah yang mampu membuat semuanya baik-baik saja.

Hanya ketulusanlah yang bisa mengajarkan hati untuk saling melengkapi dengan kesempurnaan masing-masing, sehingga kekurangan yang ada tak lagi menjadi pemicu untuk berkata menyesal ataupun bosan.