17 Adab Berhias Muslimah Yg Seharusnya Ditinggalkan Malah Dipraktekkan
Cari Berita

Advertisement

17 Adab Berhias Muslimah Yg Seharusnya Ditinggalkan Malah Dipraktekkan

6/5/17



Wanita adalah tiang negara. Bila rusak akhlak atau adab wanita, maka rusaklah suatu negara. Di era modern ini, problematika kesetaraan gender, berhias, busana, trend, menjadi pembahasan utama di berbagai kalangan.

Trend busana dan rias yang menonjolkan aurat, busana mini, bikini, jilbab ketat yang menonjolkan payudara dan lekuk tubuh begitu menjamur dan merebak di mana-mana. Ironisnya, banyak muslimah yang masih belum tahu bagaimana seharusnya adab berhias sesuai syariah agama.

Padahal jelas dikatakan di dalam QS. Al Ahzab 35 bahwa diantara mereka yang mendapatkan ampunan dan pahala yang besar di sisi Allah SWT adalah laki-laki dan perempuan yang menjaga kehormatannya.

Berikut ini adab berhias muslimah menurut kitab Al-Jami’ fii Fiqhi An-Nisa’ karya Syaikh Kamil Muhammad Muhammad ‘Uwaidah. Selamat memahami dan mengaplikasikan di dalam kehidupan.

1.Rasulullah SAW melarang wanita mencukur rambutnya [HR Tirmidzi dan An-Nasa’i].

2.Allah melaknat wanita yang menyambung rambutnya dan yang meminta disambungkan rambutnya [HR Muttafaqun ‘alaih]

3.Memulai segala sesuatu yang baik dengan sebelah atau tangan kanan [HR. An-Nasa’i].

4.Allah melaknat wanita yang mentato kulitnya, wanita yang meminta ditato, yang mencukur alisnya, meminta direnggangkan giginya untuk mempercantik diri, mereka yang mengubah [memodifikasi] ciptaan Allah [HR. Nasa’I dan Muttafaqun alaih].

5.Muslimah diperbolehkan memakai pakaian sutera [HR. Bukhari].

6.Larangan menjulurkan, memanjangkan, menyeret pakaian karena sombong. Hendaklah kaum wanita menurunkan satu hasta dan tidak boleh melebihinya di dalam membuat ujung pakaiannya [HR. An-Nasa’i].

7. Makruh bagi wanita memperlihatkan perhiasan [emas] yang dipakainya. [Hadits dari Tsauban]

8. Parfum wanita adalah yang tampak warnanya dan tidak tercium aromanya. [HR. Tirmidzi, An-Nasa’I, Abu Dawud, dan Ahmad]

9. Diperbolehkan memakai kutek, salah satunya dengan daun pacar. [HR. Abu Dawud dan An Nasa’i]

10. Berpakaian namun seperti telanjang. Maksudnya, mengenakan pakaian yang tipis atau transparan yang memperlihatkan aurat atau lekuk tubuhnya. [HR. Muslim, HR. Ibnu Hibban]

11. Mengenakan hijab atau jilbab. [QS. Al- Ahzab 59] Syaratnya harus menutupi seluruh tubuh kecuali wajah dan kedua telapak tangan. [HR. Abu Dawud]

12. Mengenakan pakaian atau berbusana yang menutupi aurat. [QS. Al-A’raf 26]

13. Larangan bertabarruj. Maksudnya berhias dengan memperlihatkan kecantikan wajah, menampakkan keindahan lekuk tubuh, berjalan dengan genit, menggoda dengan maksud memikat hati atau dikagumi oleh pria yang melihatnya. [QS. An-Nuur 60 dan Al-Ahzab 33]

14. Larangan bagi kaum wanita untuk memakai perhiasan dan wangi-wangian di masjid. [HR. Ibnu Majah]

15. Larangan untuk memakai azimat atau benda-benda yang dikeramatkan, seperti cincin, batu akik, gelang, giwang yang dianggap bertuah atau dipercaya memiliki kekuatan magis atau gaib. [QS. Al Jin 6]

16. Larangan untuk mendatangi dan mempercayai peramal atau dukun. [HR. Muslim]

17. Larangan berhias bagi wanita untuk selain suaminya. [HR. Ahmad, Abu Dawud, dan An-Nasa’i].

Demikian sekilas telah sedikit diuraikan 17 adab berhias bagi muslimah. Semoga bermanfaat.