Inilah Beberapa Hal Yang Di Haramkan Rasulullah, Tapi Pada Jaman Sekarang Malah Dianggap Biasa
Cari Berita

Advertisement

Inilah Beberapa Hal Yang Di Haramkan Rasulullah, Tapi Pada Jaman Sekarang Malah Dianggap Biasa

9/4/17



Melalui hadits-hadits ini Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menyampaikan hal-hal yang diharamkan sekaligus mengabarkan bahwa perkara-perkara haram tersebut akan dianggap halal oleh sebagian umatnya.

Dan kini, apa yang Rasulullah takutkan tersebut mulai terbukti. beberapa hali ini yang dulu diharamkan Rasulullah ini, sekarang banyak dianggap biasa.

لَيَكُونَنَّ مِنْ أُمَّتِى أَقْوَامٌ يَسْتَحِلُّونَ الْحِرَ وَالْحَرِيرَ وَالْخَمْرَ وَالْمَعَازِفَ

“Sungguh akan ada dari umatku segolongan orang yang menghalalkan perzinaan, kain sutra (bagi laki-laki), khamr dan alat musik” (HR. Bukhari)

اِنَّمَا نَهَيْتُ عَنْ صَوْتَيْنِ أَحْمَقَيْنِ فَاجِرَيْنِ صَوْتُ مِزْمَارٍ عِنْدَ نِعْمَةٍ وَ صَوْتُ رَنَّةٍ عِنْدَ مُصِيْبَةٍ

“Sesungguhnya aku melarang dua suara yang paling bodoh dan keji, yakni suara seruling ketika sedang mendapat nikmat dan suara tangis yang keras ketika mendapat musibah” (HR. Tirmidzi dan Baihaqi; hasan)

hal-hal yang diharamkan Rasulullah dan kini mulai dianggap biasa oleh sekelompok orang diantaranya:

Perzinaan




Al Hir artinya adalah kemaluan wanita. Maksudnya, perzinaan. Perzinaan merupakan hal yang haram, bahkan mendekatinya pun dilarang. Namun di zaman sekarang, perzinaan dikemas dengan berbagai nama.

Yang personal disebut selingkuh dan menjadi salah satu fenomena yang semakin mudah dibaca di berita-berita. Ada juga perzinaan yang difasilitasi dengan sebutan “komersial” dan difaslitasi dengan tempat mulai yang semi permanen hingga hotel berbintang.

Kain sutera bagi laki-laki



Laki-laki diharamkan memakai sutra. Namun tidak sedikit orang yang tidak mengetahui larangan ini dan tidak sedikit pula kaum laki-laki yang melanggarnya. Dengan alasan, sutra adalah kain yang menggambarkan kelas pemakainya.

Khamr



Khamr alias minuman keras kini juga dikemas dengan berbagai nama yang mentereng. Selain itu, di sejumlah tempat –termasuk di Indonesia- peredaran dan penjualan khamr juga dilegalkan. Seakan-akan khamr adalah sesuatu yang halal.