Libatkan Allah Disetiap Masalah yang Dihadapi, Rutinkan Amalan ini Agar Terbebas Dari Masalah Dunia Akhirat
Cari Berita

Advertisement

Libatkan Allah Disetiap Masalah yang Dihadapi, Rutinkan Amalan ini Agar Terbebas Dari Masalah Dunia Akhirat

1/15/18


Permasalahan yang berat dalam menjalani hidup kerap sekali melemahkan daya juang dalam jiwa dan raga seseorang. Pastinya setiap insan yang ada di dunia memiliki impian yang tinggi bukan..?

Dimana setiap impian atau cita-cita tersebut diraih dengan berbagai perjuangan yang penuh dengan rintangan. Sayangnya, Tidak semua orang yang siap dan sanggup melewati berbagai macam rintangan tersebut.

Di sisi lain, kita mendampakan agar bisa hidup nyaman tanpa masalah. Sekalipun ini cita-cita yang tidak mungkin diwujudkan seutuhnya, setidaknya kita berusaha meminimalisir terjadinya masalah. Salah satu usaha itu adalah doa.

Diantara doa yang selayaknya kita rutinkan adalah doa agar kita mendapat ampunan dunia akhirat dan terbebas dari segala masalah dunia akhirat. Teks doanya sebagai berikut dikutip dari konsultasisyariah.com dan ditulis oleh Ustadz Ammi Nur Baits

اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي الدُّنْيَا وَالآخِرَةِ، اللَّهُمَّ إنِّي أَسْأَلُكَ العَفْوَ وَالعَافِيَةَ فِي دِينِي وَدُنْيَايَ وَأَهْلِي وَمَالِي، اللَّهُمَّ اسْتُرْ عَوْرَاتِي، وَآمِنْ رَوْعَاتِي، اللَّهُمَّ احْفَظْنِي مِنْ بَيْنَ يَدَيَّ، وَمِنْ خَلْفِي، وَعَنْ يَمِينِي، وَعَنْ شِمَالِي، وَمِنْ فَوْقِي، وَأَعُوذُ بِعَظَمَتِكَ أَنْ أُغْتَالَ مِنْ تَحْتِي

ALLAHUMMA INNII AS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYAH FID DUN-YAA WAL AAKHIRAH. ALLAHUMMA INNII AS-ALUKAL ‘AFWA WAL ‘AAFIYAH FI DIINI WA DUNYAA-YA WA AHLII WA MAALII.

ALLAHUMMAS-TUR ‘AU-RAATII WA AAMIN RAU-’AATII.

ALLAHUMMAH-FADZ-NII MIN BAINI YADAYYA WA MIN KHALFII WA ‘AN YAMIINII WA ‘AN SYIMAALII WA MIN FAUQII.

WA A-’UUDZU BI ‘ADZMATIKA AN-UGHTAALA MIN TAHTII.

Ya Allah! Sesungguhnya aku memohon ampunan dan terbebas dari masalah di dunia dan akhirat. Ya Allah, sesungguhnya aku memohon ampunan dan terbebas dari masalah dalam urusan agama, dunia, keluarga dan hartaku. Ya Allah, tutupilah auratku dan tenangkanlah aku dari rasa takut. Ya Allah! Jagalah aku dari arah muka, belakang, kanan, kiri dan dari atasku, dan aku berlindung dengan kebesaranMu, agar aku tidak dihancurkan dari bawahku

Keterangan:

Auratku: mencakup aurat badan, cacat, aib dan sesuatu yang tidak layak dilihat orang lain

dihancurkan dari bawahku: dihancurkan sementara aku lengah. Bisa dengan tenggelam atau di telan bumi.

Keutamaan Doa Agar Terbebas Dari Masalah

Ada beberapa hadis yang menyebutkan keutamaan doa ini,

Dari Ibn Umar radliallahu ‘anhuma, bahwa beliau mendengar Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca wirid ini ketika pagi dan sore, dan beliau tidak pernah meninggalkannya sampai beliau meninggal dunia: “Allahumma inni as-alukal ‘afwa…dst.” (HR. Ahmad 4785, Abu Daud 5074, Ibn Majah 3871, dan dishahihkan Syuaib al-Arnauth).

Dari Abbas bin Abdul Muthallib, beliau bertanya kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam: Ya Rasulullah, ajarilah aku do’a yang harus aku panjatkan kepada Allah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abbas, mintalah al afiyah (terbebas dari masalah) kepada Allah.” Kemudian, setelah tiga hari, Abbas datang lagi dan mengatakan: Ya Rasulullah, ajarilah aku do’a yang harus aku panjatkan kepada Allah? Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Wahai Abbas, wahai pamanku, mintalah kepada Allah al afiyah (terbebas dari masalah) di dunia dan akhirat.” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad dan dishahihkan Al Albani)

Dari Anas bin Malik radliallahu ‘anhu, bahwasanya ada seorang yang datang kepada Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dan bertanya: Ya Rasulullah, do’a apa yang paling afdhal? Beliau menjawab: “Mintalah kepada Allah al-afiyah (terbebas dari masalah) di dunia dan akhirat.” Kemudian besoknya dia datang lagi dan bertanya: “Wahai Nabi Allah, do’a apa yang paling afdhal? Beliau menjawab: “Mintalah kepada Allah al afiyah (terbebas dari masalah) di dunia dan akhirat. Karena jika engkau diberi al-afiyah di dunia dan akhirat berarti kamu beruntung.” (HR. Al Bukhari dalam Adabul Mufrad dan dishahihkan Al Albani)

Rutinkan doa ini setiap pagi dan sore. Pagi antara subuh hingga terbit matahari, sore antara asar sampai terbenam matahari. Jika kelupaan atau tidak sempat, boleh dibaca di luar rentang waktu itu.