Berjanji Menyesatkan Umat Manusia Hingga Hari Kiamat, ini Permintaan Iblis yang Dikabulkan Oleh Allah.
Cari Berita

Advertisement

Berjanji Menyesatkan Umat Manusia Hingga Hari Kiamat, ini Permintaan Iblis yang Dikabulkan Oleh Allah.

2/27/18



Dalam suatu kesempatan, seperti sering terjadi, Iblis datang menemui Rasulullah SAW. Setelah mengetahui kedatangannya, Rasulullah bertanya tentang permintaan Iblis pada Allah SWT:

Rasulullah: "Berapa yang kau pinta dari Tuhanmu?"
Iblis: "10 macam." Rasulullah: "Apa saja?"

1. Aku minta agar Allah membiarkanku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan. 

Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba. Aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah. Tentang permintaan Iblis ini.

Allah SWT berfirman, "Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. Dan janjikanlah mereka, tidaklah janji setan kecuali tipuan." (QS Al-Isra :64).

2. Aku minta agar Allah membiarkanku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan istrinya tanpa berlindung kepada Allah. 

Maka setan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan mudah patuh kepada bisikan syaithan.

Ketiga, Aku minta agar bisa ikut bersama dengan orang yang menaiki kendaraan bukan untuk tujuan yang halal. 

Keempat, Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku. 

Kelima, Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku. 



Keenam, Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Qur'anku.

Ketujuh, Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku. 

Kedelapan, Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Dia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.

Allah SWT berfirman, "Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.." (QS Al-Isra : 27)

Kesembilan, Wahai Muhammad, aku minta agar Allah membuatku bisa melihat manusia sementara mereka tidak bisa melihatku.

Kesepuluh, Aku minta agar Allah memberiku kemampuan untuk mengalir dalam aliran darah manusia. 

Kemudian, Allah pun mempersilakan 10 permintaan iblis tersebut untuk dilakukan. Nabi Muhammad tidak takut akan perkara itu menimpa umatnya hingga hari akhir. Nabi percaya bahwa sebagian besar manusia akan bersamanya di hari kiamat.

Iblis mengatakan kepada Nabi bahwa ia tidak dapat menyesatkan seorang pun, tapi ia hanya bisa menggoda dan membisikkan. Apabila iblis dapat menyesatkan manusia maka tidak akan ada manusia yang taat kepada Allah.

Seperti halnya Nabi Muhammad SAW yang tidak bisa memberikan hidayah sedikit pun karena beliau hanya rasul yang menyampaikan amanah.

Apabila Nabi dapat memberikan hidayah maka tidak akan ada seorang kafir di muka bumi ini. Nabi hanya bisa menjadi penyebab seseorang yang sudah ditentukan sengsara.

Orang yang sengsara adalah orang yang telah dituliskan sengsara sejak di dalam rahim ibunya. Begitu pula dengan orang yang bahagia adalah orang yang telah dituliskan bahagia sejak di rahim ibunya.

Kemudian Rasulullah membaca ayat yang menjelaskan bahwa mereka akan terus berselisih kecuali orang yang telah dirahmati Allah Ta’ala. Sesungguhnya ketentuan Allah SWT pasti berlaku.

Setelah itu iblis berkata kepada Nabi Muhammad SAW bahwa takdir sudah ditentukan dan pena takdir sudah mengering.

Allah telah menjadikan Nabi Muhammad SAW sebagai pemimpin para rasul dan nabi, pemimpin para penghuni surga, dan yang sudah menjadikan setan sebagai pemimpin makhluk yang celaka dan pemimpin penghuni surga.

Setan adalah si celaka yang terusir. Inilah akhir pembicaraan yang ingin disampaikan setan dan ia pun menjamin bahwa ia tidak berbohong kepada Nabi.