Akhir Zaman : Sudah Siapkah Kita Memegang "Bara Api" Ditangan??
Cari Berita

Advertisement

Akhir Zaman : Sudah Siapkah Kita Memegang "Bara Api" Ditangan??

2/16/18


Suatu saat kelak, memegang syariat ini bagaikan memegang bara api, karena pada saat itu syariat Islam dianggap asing dan orang-orang sudah semakin malas-malasan melakukan syariat Islam, sampai pada kondisi orang-orang merasa asing, bahkan benci menjalankan syariat Islam.

Fenomena seperti itu merupakan tanda-tanda akan datangnya hari Kiamat. Berikut gambaran yang terdapat dalam hadits.

Rasulullah SAW bersabda,

“Akan datang atas manusia suatu zaman di mana orang yang berpegang teguh pada agamanya di tengah-tengah mereka bagaikan orang yang memegang bara api.” (HR. At-Tirmidzi).

Hadits ini menggambarkan tentang banyaknya ujian, cobaan, dan rintangan yang akan dihadapi seorang Muslim hingga jika dia mampu berteguh hati terhadap syariat Allah, ia bagaikan memegang bara api di tangannya. Jika ia tidak kuat, niscaya dia akan meninggalkannya atau paling tidak menyembunyikannya.

Hadits ini dapat membuat terbukanya cakrawala renungan kita bahwa pada saat ini umat Islam sudah semakin banyak yang tidak mampu memegang syariat Islam dengan kuat sehingga mereka meninggalkan perintah Allah sedikit demi sedikit, bahkan perilaku salah yang jelas-jelas dilarang oleh Allah pada saat ini sudah menjadi hal yang dianggap lumrah.

Fenomena yang semakin menggejala pada saat ini ialah semakin sedikitnya orang yang perduli terhadap masalah agama. Orang yang berpedang teguh terhadap agamanya bahkan dianggap sebagai seorang yang kolot dan terkadang dibenci oleh masyarakat sekitar. Karenanya, pada saat ini agama Islam sudah mulai tampak keterasingannya.

Mungkinkah zaman yang dimaksud adalah zaman kita sekarang?

Sebab, betapa susahnya berpegang dengan agama yang haq dan menetapi sunnah al-Mushthafa shallallahu ‘alaihi wa sallam di zaman kita ini! Betapa beratnya bersabar dalam keterasingan memegang al-haq di tengah manusia yang menyelisihi!

Apapun dan bagaimana pun keadaan di zaman kita ini, yang jelas hadits di atas terkandung di dalamnya berita dan bimbingan.

Berita yang terkandung ialah sebagai berikut.

Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengabarkan bahwa di akhir zaman yang namanya kebaikan dan sebab kebaikan itu sedikit. Sebaliknya, kejelekan dan sebabnya banyak. Ketika itu, orang-orang yang berpegang dengan agama Islam yang haq sangat sedikit.

Dalam keadaan mereka harus menanggung keadaan yang payah dan kesulitan yang besar, seperti orang yang menggenggam bara api, karena kuatnya orang-orang yang berpaling atau menentang mereka, banyaknya fitnah yang menyesatkan, baik fitnah syubhat, keraguan dan penyimpangan, maupun fitnah syahwat. Manusia mencari dunia. Manusia menceburkan diri ke dalamnya, tenggelam jauh ke dasar jurangnya, baik zahir maupun batin, sementara iman demikian lemah.


Orang-orang yang berpegang dengan agama ketika itu demikian terasing, sendiri di tengah kebanyakan manusia, atau sedikit di kumpulan manusia yang banyak, sedikit yang mau menolong dan membantu mereka.

Akan tetapi, orang yang tetap teguh berpegang dengan agama di masa tersebut, yang tetap berdiri kokoh menolak setiap yang menentang dan menghalau segala rintangan, mereka itu tidak lain adalah orang yang memiliki bashirah, ilmu, dan keyakinan, orang yang beriman dengan kokoh, orang yang paling utama, paling tinggi derajatnya di sisi Allah subhanahu wa ta’ala dan paling agung kadarnya. Tidak ada yang bisa kokoh di atas agama dalam keadaan demikian kecuali mereka yang disebutkan ini.