Bagi Para Ikhwan, ini Alasan Kenapa Kamu Tidak Dianjurkan Menikahi Wanita yang "Merasa" Sok Cantik

Advertisement

Advertisement 970x90px

Bagi Para Ikhwan, ini Alasan Kenapa Kamu Tidak Dianjurkan Menikahi Wanita yang "Merasa" Sok Cantik

2/21/18



Perempuan cantik dengan yang ‘merasa’ cantik / membanggakan sekali kecantikannya pasti punya karakter yang berbeda.

Perempuan cantik jika ia bersyukur maka ia akan rendah hati, akan tetapi yang ‘merasa’ cantik biasanya memiliki karakter tinggi hati.

Ini beberapa alasan perempuan yang membanggakan kecantikannya sangat berbahaya jika dinikahi.

1. Tuntutan Tinggi

Karena merasa cantik, maka setelah diperistri tuntutannya akan sangat banyak. Minta diperbolehkan berkarir di luar rumah, minta pembantu, minta mobil mewah, rumah mewah, perhiasan. Alhamdulillah kalau suaminya mampu memanjakannya dg kemewahan, bagaimana kalau suaminya pas-pasan?

Biasanya tipe perempuan seperti ini takkan mau tahu, ia akan menuntut terus apa yang diinginkannya karena ia merasa layak dilayani atas kecantikan yang dimilikinya.

2. Merendahkan Suami

Perempuan yang ‘merasa’ cantik sering kali rela dinikahi oleh pria yang secara fisik biasa² saja atau bahkan cenderung kurang, yang penting ‘kantongnya tebal’. Sehingga ia dengan bebas merendahkan fisik suaminya. “Kamu tuh… tampang pas-pasan gitu, beruntung punya istri cantik seperti aku!”
.
3. Haus Pujian dan Pengakuan

Perempuan yangg merasa cantik biasanya butuh pujian & pengakuan, sehingga ia akan banyak memposting foto yang memamerkan kecantikannya di sosmednya misalnya.

4. Mudah Tergoda Pria Lain

Banyak ditemukan kasus para istri yang mudah tergoda rayuan pria selain suaminya. Hal ini disebabkan kurangnya penghargaan terhadap suaminya & tentunya buruknya pemahaman perempuan tersebut terhadap ajaran agama.

Mengapa perempuan yang merasa cantik mudah tergoda? Karena ia merasa suaminya penuh kekurangan sedangkan dirinya sendiri memiliki banyak kelebihan.

Astaghfirullah…

semoga kita tidak termasuk golongan perempuan yang dilaknat seperti ini. Cantik tidaklah salah, kecantikan adalah anugerah. Tapi tak pantas kiranya jika anugerah tersebut malah berubah menjadi hina akibat ketinggian hati kita.

Itu sebabnya Rasulullah menyatakan utk menjadikan agama seorang wanita sebagai prioritas untuk dipilih sebagai istri.