Tanda Keluarga Sakinah yang Penuh Berkah Bisa Dilihat Dengan Beberapa Tanda ini
Cari Berita

Advertisement

Tanda Keluarga Sakinah yang Penuh Berkah Bisa Dilihat Dengan Beberapa Tanda ini

4/12/18

Tujuan utama sebuah pernikahan adalah untuk menyempurnakan agama dan menggapai hidup yang lebih  terarah, tenang, tentram dan penuh kebahagiaan.

Bagaimana mungkin sebuah rumah tangga yang penuh dengan keributan, saling benci, tidak sejalan, terlilit hutang, tidak saling mengasihi, mengayomi, memperhatikan, mempedulikan akan bahagia dan tenang. Semua masalah bisa diatasi selagi pemimpin keluarga dan pendampingnya masih memegang teguh ajaran Islam.

Nah, berikut ini ada beberapa tanda atau ciri keluarga yang sakinah. Semoga kita semua senantiasa mampu menjadikan keluarga kita harmonis, sakinah dan penuh keberkahan didalamnya. Aamiin.

ini tanda keluarga sakinah yang penuh berkah :

1. Menikah karena Agama




Sebelum berumahtangga, tentu kita harus mengawali niat yang baik dan terutama pilihlah pasangan yang baik agamanya. Jika kita sudah mengawali hal yang utama ini, insyaAllah jalan kedepannya akan lebih mudah. Menjalani kehidupan rumahtangga yang sakinah pasti diawali dengan insan-insan yang memiliki agama yang baik. Menikah jangan karena hartanya, ketampanan atau kecantikannya maupun kedudukannya, akan tetapi menikahlah karena agamanya.

2. Berdiri diatas aqidah




Aqidah merupakan pondasi yang amat penting untuk membangun sebuah keluarga yang sakinah dan penuh dengan keberkahan. Kebahagiaan yang hakiki dan ketenangan hidup hanya akan terasa bagi orang-orang yang memiliki pondasi agama yang kuat dan keimanan yang tinggi. Jadi, keluarga sakinah yang penuh berkah tentu menerapkan kehidupan sesuai dengan ajaran dan kokoh dalam memegang aqidah Islam.

3. Memiliki semangat kebersamaan yang tinggi




Keluarga yang sakinah tentu dapat dilihat dari tingkat kebersamaan antar suami istri juga orangtua dan anak. Tidak harus keluar dari rumah secara bersama-sama, tetapi didalam rumah pun tingkat kebersamaan dan kekompakan sangat tinggi.

Seperti contoh, makan selalu bersama atau berjamaah seperti yang telah Rasulullah ajarkan, makan sepiring berdua antara suami dan istri yang menambah keharmonisan dan kehangatan dalam berumah tangga. Keluarga yang sakinah tentu dapat meluangkan waktu dalam sehari untuk sekedar kumpul, ngobrol, sharing, bersenda gurau dan lain sebagainya.

4. Memelihara kualitas ibadah




Menjalani aktifitas kehidupan tidak akan pernah terlepas dari segala masalah dan ujian. Keluarga sakinah pasti akan terus berupaya untuk melakukan usaha dan doa yang jauh lebih baik dengan lebih giat lagi dalam beribadah. Dalam hidupnya akan terus berorientasi pada peningkatan kualitas ibadah.

5. Saling tolong menolong dalam kebaikan




Allah telah memerintahkan kepada kita agar saling tolong menolong dalam hal kebajikan dan dilarang tolong menolong dalam perbuatan dosa. Contoh kecil saling tolong menolong dalam keluarga misalnya, anak membantu ibunya menyiapkan makanan, istri membantu suami dalam menyelesaikan tugasnya, suami membantu istri di dapur, kakak mengajari adiknya dalam mengerjakan tugas sekolah, dan lain sebagainya.

6. Memiliki anak-anak shalih




Anak bisa menjadi ujian juga anugrah bagi orangtua. Memiliki anak-anak yang shalih adalah sebuah kunci kesuksesan dunia dan akhirat. Keberkahan dalam sebuah rumah tangga akan sangat terasa jika memiliki generasi yang islami, shalih dan shalihah.

7. Hubungan antara orangtua dan anak penuh keakraban




Orangtua dan anak harus mengerti dan faham terhadap tugas dan kewajiban masing-masing, memiliki tanggung jawab sesuai dengan fitrah dan perintah-Nya. Jika sebuah keluarga dapat menjalankan semua tugas dan kewajibannya masing-masing, dapat menciptakan suasana keharmonisan dan penuh keakraban, maka inilah yang menjadi salah satu keberkahan dalam rumah tangga.

8. Memiliki anak-anak yang erat hubungannya satu sama lain




Artinya hubungan sesama anak terjalin dengan baik. Pentingnya peran orangtua dalam menjalankan tugasnya yakni menyatukan hati anak-anak agar mereka saling mengasihi, mengayomi, memperdulikan satu sama lain, akrab dan dekat. Saat anak-anaknya saling beradu emosi, tidak kompak, kurang sopan, saling menjauhi, sering bertengkar dan lain sebagainya.

Maka disinilah orangtua harus memiliki kemampuan mengeratkan hubungan sesama anak-anaknya. Orangtua harus mampu menyatukan anak-anak dengan kepribadian yang berbeda-beda namun tetap saling menyayangi dan peduli antar kakak dengan adik dan adik dengan kakaknya.

10. Suasana rumah Islami




Yakni rumah yang digunakan dengan baik sesuai dengan ajaran Islam seperti digunakan untuk ibadah, dzikir, pengajian, belajar dan lain sebagainya. Didalam atau sekitar rumah tidak terdapat anjing, gambar atau patung-patung, rumah yang tidak digunakan untuk sesuatu yang haram seperti berjudi, mabuk-mabukan, berzina, berpacaran, dan segala sesuatu yang diharamkan.

Rumah yang dijadikan sebagai tempat yang haram atau kemaksiatan tentu akan dijauhi oleh malaikat sehingga rahmat Allah pun tidak akan berada didalam rumah itu.

11. Memiliki semangat untuk beramal shalih




Keluarga yang taat pada agama tentu memiliki semangat juang yang tinggi dalam melakukan amalan shalih. Orangtua yang selalu semangat dalam mengajarkan ilmu agama pada anak-anaknya, semangat menerapkan pola hidup Islami seperti membiasakan tadarus setelah sholat lima waktu, rutin sholat malam dan dhuhanya, semangat untuk mendatangi masjid, semangat dalam mengikuti pengajian dan kajian Islam serta semangat dalam hal-hal yang berkaitan dengan amal shalih. Keluarga seperti inilah yang akan mendapatkan keberkahan hidup dan ketenangan jiwa sehingga keharmonisan keluarga yang dibangun akan lebih terasa.

12. Rezeki halal


Tidak ada keberkahan pada suatu apapun yang diperoleh dari harta yang tidak halal. Jadi, salah satu tanda keluarga sakinah adalah memastikan harta atau rezeki yang diperolehnya halal. Rezeki yang halal akan mendatangkan keberkahan dari Allah SWT.

13. Keluarga yang saling peduli dan perhatian




Jika orangtua kurang peduli atau respek pada anak-anak, kurang memperhatikan dan memberikan perhatian, maka anak-anak akan merasa diacuhkan oleh orangtua sehingga terjadilah amarah dalam diri mereka. Begitupun antara suami dan istri.

Jika dalam sebuah keluarga sudah menerapkan kepedulian yang tinggi dan saling memberikan perhatian, maka insya Allah keluarga yang dibina akan menjadi harmonis dan rahmat Allah pun akan datang pada keluarga tersebut.

Itulah beberapa tanda-tanda keluarga sakinah, penuh kebahagiaan, tentram dan damai. Semoga kita semua dapat membangun keluarga yang sakinah dengan menerapkan hal-hal yang ma’ruf dan sesuai dengan ajaran Islam.