Adukanlah Keluh Kesahmu Dengan Curhat Kepada Allah Diatas Sajadah di Sepertiga Malam
Cari Berita

Advertisement

Adukanlah Keluh Kesahmu Dengan Curhat Kepada Allah Diatas Sajadah di Sepertiga Malam

5/20/18



Saat sedih dan suntuk menghampiri. Saat banyak dosa dan maksiat membuat sesak.

Saat banyak hal yang dicita-citakan dan diinginkan. Saat ada sesuatu yang sangat ditakutkan dan dikhawatirkan.

Bersimpuhlah di hadapan Al-Rahman (Dzat Maha Pengasih dan Penyayang).

Tunjukkan kebutuhan dan kelemahanmu. Adukanlah berbagai keluh kesah dan hajatmu.

"Sesungguhnya hanyalah kepada Allah aku mengadukan kesusahan dan kesedihanku." (QS. Yusuf: 86).

Benar, kepada Allah semata engkau haturkan semuanya, bukan kepada seseorang-pun selain-Nya.

Jika engkau melakukan itu pasti Allah mendengar keluh kesahmu dan mengabulkan doamu sebagaimana telah dikabulkan doa-doa para nabi dan manusia pilihan terdahulu.

Adalah Nabi Ayyub 'Alaihis Salam melaporkan kondisinya kepada Allah, Tuhannya dan tuhan kita semua. Beliau berdoa,

أَنِّي مَسَّنِيَ الضُّرُّ وَأَنْتَ أَرْحَمُ الرَّاحِمِينَ

"(Ya Tuhanku), sesungguhnya aku telah ditimpa penyakit dan Engkau adalah Tuhan Yang Maha Penyayang di antara semua penyayang." (QS. Al-Anbiya': 83) maka Allah mendengarkan keluh kesahnya dan mengabulkan doanya serta menghilangkan penyakitnya.

Bukankah Nabi Sulaiman AS ketika mendengar kata-kata raja semut, juga curhat kepada Allah karena bahagia dan bersyukur.


Bukankah Maryam ketika akan melahirkan dan duduk keletihan di bawah pohon kurma kemudian curhat kepada Allah, lalu Allah beri pertolongan dengan menggugurkan kurma.

Bukankah Rasulullah ketika mendapat wahyu pertama di gua Hira lalu pulang ke rumah kemudian curhat kepada istrinya, lalu istrinya menghiburnya dengan kata-kata penyemangat.

Lalu bagaimana curhat yang paling baik? Seperti pernyataan di awal tulisan ini, bahwa sebaik-baik curhat adalah curhat kepada Allah, di atas sajadah, di sepertiga malam. Sebagai orang beriman, hendaknya menggantungkan semua urusan kepada Allah.

Allah menjadi tempat pertama untuk meluahkan isi hati sebelum kepada yang lainnya.

Yakinlah kepada pertolongan Allah, yakin kepada keputusan atau takdir Allah yang ditentukan adalah yang terbaik bagi kita. Karena Allah tahu apa yang terbaik bagi hambaNya.

Boleh jadi kadang apa yang kita sangka baik belum tentu baik menurut Allah, dan bisa jadi apa yang kita tidak sukai justru sebenarnya itu yang terbaik untuk kita.

Jadi setiap kali mendapat nikmat atau musibah, yang pertama dan yang utama adalah curhat kepada Allah.

Semoga bermanfaat.

Simak Video Curhat Kepada Allah Subhanahu Wata'ala || Ust. Hanan Attaki, Lc