Apa Saja Kunci Kebahagiaan Hidup? Mari Kita Simak Penjelasan-nya !
Cari Berita

Advertisement

Apa Saja Kunci Kebahagiaan Hidup? Mari Kita Simak Penjelasan-nya !

7/23/18


Segala puji hanya bagi Allah yang bagi-Nya seluruh pujian. Saya bersaksi bahwa tiada tuhan selain Allah semata, tidak ada sekutu bagi-Nya, dan saya bersaksi bahwa nabi Muhammad adalah hamba dan Rasul-Nya, semoga shalawat dan salam terlimpahkan kepada beliau, keluarga dan para shahabatnya.

Sesungguhnya ketenangan hati dan kesenangannya serta hilangnya rasa gundah dan resah merupakan keinginan setiap orang. Karena dengan demikian akan tercapai kehidupan yang tenteram, bahagia dan sejahtera. Untuk mencapai hal-hal tersebut diperlukan sarana-sarana yang bersifat religius, alami dan logika yang kesemuanya tidak akan dapat dicapai kecuali oleh seorang mu’min.

Seorang mukmin dianjurkan untuk senantiasa sabar ketika ditimpa kesusahan. Kesabaran menjadi salah satu kunci utama untuk meraih kebahagiaan di dunia. Sabar akan membuat seseorang merasa ringan dalam menghadapi segala bentuk dalam hidupnya. Karena ia paham benar bahwa roda kehidupan selalu berputar. Setelah datang kesusahan maka akan ada kemudahan setelahnya. Tidak mungkin seseorang akan selamanya mengalami kesusahan ataupun sebaliknya.

Sebagian ulama mengatakan bahwa sabar terbagi tiga yaitu sabar dalam berbuat, sabar dalam menahan diri dari maksiat dan sabar menerima takdir Allah yang menyakitkan. Kesabaran bukanlah berpangku tangan dan pasrah tanpa melakukan ikhtiar. Justru dengan bersabar kita akan selalu berupaya untuk menyempurnakan ikhtiar dengan berusaha lebih keras lagi.

Jika hati sudah bisa bersabar maka rasa syukur pun akan mengiringi. Syukur adalah kunci kebahagiaan yang kedua. Bersyukur atas segala sesuatu yang ditetapkan Allah atas dirinya. Baik saat lapang maupun sempit. Allah berjanji akan menambah nikmat bagi hamba-Nya yang bersyukur sebagaimana firmannya dalam surat brahim (14):7 “Dan (ingatlah juga) tatkala Tuhanmu memaklumkan, sesungguhnya jika kamu bersyukur pasti Kami akan menambah nikmat kepadamu dan jika kamu mengingkari maka sesungguhnya azab Ku sangat pedih, Dikutip dari dakwatuna.com

Banyak hal yang patut disyukuri dalam hidup. Seperti misalnya siapa yang mampu menyediakan oksigen untuk dihirup sendiri? Siapa yang mampu menyediakan layanan aliran darah dalam pembuluh darah untuk tubuhnya sendiri? Allah memberikannya secara gratis. Pernahkah kita mensyukurinya? Itu baru contoh sekitar tubuh kita. Nikmat sehat yang sering tidak disadari. Belum nikmat-nikmat lainnya yang juga sering luput untuk disyukuri.

Kunci kebahagiaan yang ketiga adalah keikhlasan. Yang juga merupakan kunci diterimanya suatu amalan. Berapapun banyaknya amal yang dilakukan jika tidak diiringi dengan keikhlasan bahwa ibadahnya semata karena Allah maka semua akan sia-sia. Sesungguhnya amal itu hanya bergantung pada niat, dan seseorang hanya memperoleh  menurut apa yang diniatkan. Untuk itu perlu meluruskan niat tiap kali melakukan suatu amalan

Kata ikhlas begitu mudah diucapkan tapi menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari bukanlah sesuatu yang mudah. Meskipun lisan berkali-kali mengeluarkan kata ikhlas namun dalam hati belum tentu sepenuhnya ikhlas. Ada beberapa penyebab rusaknya keikhlasan manusia dalam beribadah. Diantaranya karena pamer (riya’ ), ingin dilihat orang (sum’ah) dan bangga diri (ujub) merasa ibadahnya lebih baik dari yang lain.

Jangan lupa untuk selalu memohon pertolongan kepada Allah dalam segala hal. Tidak ada ibadah kecuali untuk Allah. Tidak ada permohonan pertolongan selain kepada Allah. Jika mengalami suatu kesusahan yang teramat sangat ingatlah untuk menerapkan tiga kunci kebahagiaan di atas. Begitupun ketika bahagia datang jangan lupakan tiga kunci kebahagiaan. Dengan begitu semoga kebahagiaan akan senantiasa ada dalam hidup kita.