Begini Jawaban Rasulullah SAW Ketika Ditanya Siapakah Wanita Terbaik, 3 Sifat Ini Wajib Dicontoh Muslimah
Cari Berita

Advertisement

Begini Jawaban Rasulullah SAW Ketika Ditanya Siapakah Wanita Terbaik, 3 Sifat Ini Wajib Dicontoh Muslimah

7/10/18

Wanita Terbaik Menurut Pandangan Rasulullah SAW

Ingin menjadi wanita terbaik yang dimuliakan Rasulullah SAW ? Semua wanita pasti ingin menjadi yang terbaik. Menjadi wanita yang terbaik memang harapan bagi semua wanita, oleh karena itu jadilah wanita yang terbaik. Sebaik-baiknya wanita adalah wanita yang sholehah. Seperti yang dikutip dari islamedia.com-Apabila Anda sudah menikah, lakukan tiga hal berikut ini. Apabila Anda belum menikah, mulailah mempersiapkan diri Anda untuk dapat melakukan ketiga hal yang disebutkan Rasulullah SAW dalam tiga hadits berikut ini.

 قِيلَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهَا بِمَا يَكْرَهُ
Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya; "Siapakah wanita yang paling baik?" Beliau menjawab: “Yang paling menyenangkan jika dilihat suaminya, taat jika diperintah suaminya dan tidak menyelisihi suami dalam diri dan hartanya dengan apa yang dibenci suaminya” (HR. An Nasa’i, shahih)

 سُئِلَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّذِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam pernah ditanya; “Wanita yang bagaimana yang paling baik?” Beliau menjawab: “Jika dipandang (suami) ia menyenangkan, jika diperintah ia taat, dan ia tidak menyelisihi suaminya dalam perkara-perkara yang dibencinya, baik dalam diri maupun harta” (HR. Ahmad)

قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النِّسَاءِ خَيْرٌ قَالَ الَّتِي تَسُرُّهُ إِذَا نَظَرَ وَتُطِيعُهُ إِذَا أَمَرَ وَلَا تُخَالِفُهُ فِيمَا يَكْرَهُ فِي نَفْسِهَا وَمَالِهِ

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam ditanya; “Wahai Rasulullah, wanita yang bagaimana yang paling baik?” maka Beliau menjawab: “Wanita yang menyenangkan hati jika dilihat (suami), taat jika diperintah dan tidak menyelisihi pada sesuatu yang ia benci terjadi pada dirinya (istri) dan harta suaminya” (HR. Ahmad)

 1. Menyenangkan Jika Dipandang Suami

Ciri pertama wanita terbaik adalah menyenangkan jika dipandang suami. Menyenangkan tidak harus cantik fisik menurut banyak orang; yang kulitnya putih, hidungnya mancung dan sebagainya. Bukan pula berarti bahwa yang bisa menjadi wanita terbaik hanyalah wanita-wanita cantik. Menyenangkan jika dipandang suami bukanlah semata soal kecantikan fisik. Tetapi kecantikan yang bersumber dari dalam jiwa. Wajahnya memancarkan aura keteduhan karena sering kena air wudhu, dan semakin indah dengan senyum saat bertemu suami. Ada pancaran keikhlasan di wajahnya, ada pancaran rasa syukur hidup sebagai istri bagi suaminya. Wajah yang tersenyum dan memancarkan keteduhan inilah yang menyenangkan suami. Bukan berarti berhias untuk suami tidak perlu. Itu sangat perlu, terutama di saat-saat tertentu. Jiwa yang cantik, ditambah dengan rias yang cantik. Jadi, untuk menjadi wanita terbaik, selalu berikan senyum terindah untuk suami dan berhiaslah.

2. Mentaati Jika Diperintah

Suami adalah pemimpin dan imam bagi istri.

الرِّجَالُ قَوَّامُونَ عَلَى النِّسَاءِ
“Laki-laki adalah pemimpin bagi wanita” (QS. An Nisa’: 34)

Wanita yang paling baik adalah wanita yang mentaati istrinya ketika diperintah. Sepanjang perintah itu tidak bertentangan dengan Syariat Allah SWT. Termasuk, saat suami mengajaknya bercinta. Wanita yang baik, ia tidak akan menolak ajakan ini tanpa alasan yang syar’i.

Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam bersabda,

إِذَا دَعَا الرَّجُلُ امْرَأَتَهُ إِلَى فِرَاشِهِ فَأَبَتْ أَنْ تَجِىءَ لَعَنَتْهَا الْمَلاَئِكَةُ حَتَّى تُصْبِحَ
“Jika seorang pria mengajak istrinya ke ranjang, lantas si istri enggan memenuhinya, maka malaikat akan melaknatnya hingga waktu Shubuh” (HR. Bukhari dan Muslim)

Betapa beruntungnya seorang istri yang berhasil melepaskan segala egonya dan hidup bahagia bersama suaminya. Ia mentaati perintahnya dan tidak mendurhakainya. Dan ia pun memenuhi syarat untuk menjadi wanita terbaik menurut Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam.

3. Menjaga Dirinya Dan Harta Suaminya

Wanita terbaik adalah, ia menjaga kehormatan dirinya dan menjaga harta suaminya terutama ketika suaminya sedang pergi. Ia senantiasa menjaga pesan suami dan tidak melanggar hal-hal yang tidak disukainya.

Menjaga kehormatan diri sebagai muslimah dan sebagai seorang istri artinya juga menjaga tata pergaulan dalam Islam. Bahwa ia tidak boleh berduaan (khalwat) dengan laki-laki lain yang bukan mahramnya. Ia senantiasa menutup auratnya. Ia menjaga kehormatan diri dengan tidak bersentuhan maupun bersalaman dengan laki-laki yang bukan mahramnya. Ia menjaga cara berjalannya di depan laki-laki agar tidak menggoda mereka. Ia tidak memakai parfum yang dapat tercium laki-laki lain dan membangkitkan keinginan tidak terpuji mereka. Ia menjaga suaranya, tidak mendayu-dayu terhadap laki-laki lain yang bukan mahramnya.

Menjaga harta suaminya berarti ia tidak menggunakan harta suaminya kecuali dengan izinnya atau dengan kesepakatan mereka berdua.

Wahai saudara saudariku, pahamilah dan terapkanlah, jika engkau mampu memenuhi tiga hal ini: menyenangkan suami saat ia melihatmu, mentaatinya, dan menjaga kehormatan dirimu serta harta suaminya, InsyaAllah engkau adalah wanita terbaik sebagaimana disabdakan Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wasallam. 

Semoga apa yang tertulis ini bermanfaat bagi kita semua. Amin. InsyaAllah.