Cara Mudah Khatam Al-Qur'an Dengan Cepat, Beginilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita
Cari Berita

Advertisement

Cara Mudah Khatam Al-Qur'an Dengan Cepat, Beginilah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan kita

7/13/18


Sebagai umat Islam kita memiliki pedoman hidup yaitu Al-Quran. Dengan Al-Quran inilah hidup kita akan terarah dan berada di jalan yang benar.
Contohnya Surat Al-Ikhlas. Surah al-Ikhlas merupakan antara surah terpendek yang hanya mengandungi 4 ayat. Namun, manfaat dan pahalanya disisi Allah SWT sangatlah tinggi.


   
قُلْ هُوَ ٱللَّهُ أَحَدٌ ﴿١﴾ ٱللَّهُ ٱلصَّمَدُ ﴿٢﴾ لَمْ يَلِدْ وَلَمْ يُولَدْ ﴿٣﴾ وَلَمْ يَكُن لَّهُۥ كُفُوًا أَحَدٌۢ ﴿٤
Artinya:
1). Katakanlah: Dia-lah Allah, Yang Maha Esa
2). Allah adalah Tuhan yang bergantung kepada-Nya segala sesuatu
3). Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan
4). Dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia

Surat Al-Ikhlas adalah surat yang mengandung tentang ke Esaan Allah, selain itu banyak lagi yang dijelaskan di dalam surat al-ikhlas. Al-Ikhlas pun sering kita jadikan surat yang dibaca ketika shalat sunnah ataupun ibadah yang lainnya.

dikutip dari: islampos, Di suatu malam, ada seorang sahabat yang mendengar temannya membaca surat al-Ikhlas dan diulang-ulang. Pagi harinya, sahabat ini melaporkan kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam, dengan nada sedikit meremehkan amalnya. Kemudian Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَالَّذِى نَفْسِى بِيَدِهِ إِنَّهَا لَتَعْدِلُ ثُلُثَ الْقُرْآنِ
“Demi Dzat yang jiwaku berada di tangan-Nya, surat al-Ikhlas itu senilai sepertiga al-Quran.” (HR. Bukhari 5013 dan Ahmad 11612).

Mengenai surat Al-Ikhlas Rasulullah SAW pernah bertanya sebuah teka-teki kepada sahabat-sahabatnya: “Siapakah antara kamu yang dapat mengkhatamkan al-qur'an dalam jangka masa singkat (dua-tiga menit)?” Tiada seorang dari sahabatnya yang menjawab.

Malah Sayyidina ‘Umar bin Khattab r.a. (Radliyallahu ‘anhu) telah mengatakan bahwa mustahil untuk mengkhatamkan Al-Qur an begitu cepat. Kemudian Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib mengangkat tangannya, menyatakan kesanggupan. Sayyidina ‘Umar berkata kepada Sayyidina ‘Ali bahwa Sayyidina ‘Ali (yang masih muda pada waktu itu) mungkin tidak tahu apa yang dikatakannya itu.

Kemudian Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib membaca “surah al-ikhlas” tiga kali. Rasulullah SAW menjawab dengan mengatakan bahwa Sayyidina ‘Ali bin Abi Thalib benar. Kemudian menerangkan bahwa membaca Surah Al-Ikhlas sekali, ganjarannya sama dengan membaca 10 juz kitab Al-Quran atau sepertiga Al-Qur an. Jika membaca “surah al-ikhlas” sebanyak tiga kali khatamlah al-quran, karena dengan membaca sebanyak tiga kali, sama seperti dengan membaca seluruh 30 juz Al-Quran.

Meskipun pembaca Qulhuwallah tiga kali mendapatkan pahala seukuran pahala tersebut, tetapi ia cuma satu jenis, tidak mengandung macam-macam jenis yang dibutuhkan oleh hamba. Seperti orang yang memiliki tiga ribu dinar dan orang yang lain memiliki makanan, pakaian, rumah dan uang yang keseluruhannya senilai tiga ribu dinar maka orang yang kedua ini memiliki seluruh barang-barang yang ia buruhkan.

Sedangkan orang pertama tetap memerlukan apa-apa yang ada pada orang yang kedua ini. Meskipun nilai kekayaannya sama dengan kekayaannya. Begitu pula kalau orang orang memiliki makanan paling mewah senilai tiga ribu dinar, ia juga tetap memerlukan pakaian dan tempat tinggal serta barang-barang yang dapat melindungi darinya seperti senjata, obat dan lain sebagainya, dari hal-hal yang tidak dapat dipenuhi oleh sekedar makanan.” (al-Majmu’ Fatawa: 17/..)