Inilah Tafsir Mimpi Dalam Pandangan Islam,Pahamilah!
Cari Berita

Advertisement

Inilah Tafsir Mimpi Dalam Pandangan Islam,Pahamilah!

7/17/18

Memahami Tafsir Mimpi Dalam Islam

Mimpi adalah sesuatu yang terlihat atau dialami seseorang ketika dia sedang tidur. Semua orang pasti pernah mengalami mimpi dalam tidurnya, dan biasanya mimpi juga disebut sebagai bunga tidur. Dan dalam segi keagamaan, dalam Islam mimpi juga bisa jadi memiliki arti. Sebagian orang menganggap mimpi sebagai bunga tidur belaka. Namun adapula yang menganggap mimpi sebagai pertanda akan sesuatu. Lalu mana yang benar? Seperti yang dikutip dari dream.co.id-Beruntunglah, Islam merupakan agama yang sempurna. Agama Rasulullah SAW ini bahkan memiliki petunjuk seputar mimpi. Rasulullah SAW menjelaskannya dalam sejumlah hadits terkait dengan jenis-jenis mimpi dan dari mana datangnya.

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَرُؤْيَا الصَّالِحَةِ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَرُؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

“Mimpi itu ada tiga: (1) Mimpi yang baik sebagai kabar gembira dari Allah. (2) mimpi yang menakutkan atau menyedihkan, datangnya dari syetan. (3) mimpi yang timbul karena ilusi angan-angan atau khayal seseorang.” (HR. Muslim)

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ وَرُؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهِ الْمَرْءُ نَفْسَهُ

“Mimpi itu ada tiga: (1) mimpi yang benar adalah kabar gembira dari Allah, (2) mimpi yang menyedihkan adalah datang dari setan, (3) mimpi yang berasal dari lamunan-lamunan seorang.” (HR. Abu Daud, Shahih)

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ الرُّؤْيَا الْحَسَنَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ وَالرُّؤْيَا يُحَدِّثُ بِهَا الرَّجُلُ نَفْسَهُ وَالرُّؤْيَا تَحْزِينٌ مِنْ الشَّيْطَانِ

“Mimpi itu ada tiga; (1) mimpi yang baik maka dia adalah kabar gembira dari Allah Azza Wa Jalla, (2) mimpi dari fikiran seorang sebelum tidur, (3) mimpi yang berasal dari gangguan setan”
(HR. Ahmad)

الرُّؤْيَا ثَلَاثَةٌ فَبُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَحَدِيثُ النَّفْسِ وَتَخْوِيفٌ مِنْ الشَّيْطَانِ

“Mimpi itu ada tiga; berita baik dari Allah, panggilan jiwa dan ketakutan yang dihadirkan oleh setan”
(HR. Ahmad)

وَالرُّؤْيَا ثَلَاثٌ فَالرُّؤْيَا الصَّالِحَةُ بُشْرَى مِنْ اللَّهِ وَالرُّؤْيَا مِنْ تَحْزِينِ الشَّيْطَانِ وَالرُّؤْيَا مِمَّا يُحَدِّثُ بِهَا الرَّجُلُ نَفْسَهُ

“Mimpi itu ada tiga; mimpi yang baik adalah khabar gembira dari Allah, mimpi dari kesedihan yang dibuat setan dan mimpi yang dibisikkan oleh jiwa seseorang”
(HR. Tirmidzi, Hasan Shahih) 


Jenis mimpi dalam Islam

Sebagaimana hadits-hadits tersebut, dalam Islam mimpi dibagi menjadi tiga:

1. Ru’ya Al Hasanah (Ru’ya Ash Shalihah)
Yakni mimpi yang baik. Mimpi ini datangnya dari Allah Subhanahu wa Ta’ala. Cirinya, mimpi tersebut membahagiakan, menggembirakan, disenangi, tanpa dipikirkan/dilamunkan sebelumnya. Ketika ia bangun, hatinya bersuka cita dengan mimpi tersebut.

2. Ru’ya As Sayyi’at (Ru’ya At Tahzin Min Asy Syaithan)
Yakni mimpi buruk. Datangnya dari syetan. Cirinya, mimpi itu menakutkan, menyedihkan, atau membuat gelisah, tanpa dipikirkan/dilamunkan sebelumnya. Ketika seseorang terbangun dari mimpi ini, hatinya gelisah dengan mimpi tersebut.

3. Haditsu An Nafsi
Yakni mimpi yang berasal dari pikiran atau imajinasi. Inilah yang paling sering terjadi. Yakni ketika seseorang sedang memikirkan sesuatu atau memiliki imajinasi tertentu, hal itu kemudian muncul di alam mimpi.

Hadits Rasulullah SAW, "Siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, hendaklah ia berkata yang baik-baik saja atau diam." (HR Bukhari Muslim). Demikian juga dalam hal menceritakan mimpi. Hendaklah mimpi yang diceritakan hanya mimpi yang baik-baik saja.

Demikian artikel tafsir mimpi dalam pandangan Islam. Semoga Anda bisa mengambil hikmah dan pesan tersirat dari mimpi-mimpi saat Anda tengah terlelap tidur. Semoga bermanfaat. Aamiin. InsyaAllah.