Inilah Tujuh Kalimah Untuk Diamalkan
Cari Berita

Advertisement

Inilah Tujuh Kalimah Untuk Diamalkan

7/18/18

Mengamalkan Kalimah

Kalimah Allah SWT itu adalah sebuah nama saja, sekalipun digugurkan satu persatu nilainya tidak akan pernah berkurang, bahkan akan mengandung ma’na dan arti yang mendalam, dan mengandung rahasia penting bagi kehidupan kita selaku umat manusia yang telah diciptakan oleh Allah SWT dalam bentuk yang paling sempurna. Seperti yang dikutip dari hafizamri.com-Barang siapa hafal tujuh kalimah, ia dipandang mulia di sisi Allah dan Malaikat serta diampuni dosa-dosanya walau sebanyak Buih dilautan. Aamiin.

Inilah 7 Kalimah Untuk Diamalkan

1. Menyebut Bismillahirrahmanirrahim (pada tiap-tiap kali hendak melakukan sesuatu)
Ucapan sederhana Basmalah jika diamalkan dalam setiap tindakan secara sungguh-sungguh untuk menggapai ridha Allah. Setiap memulai suatu pekerjaan, hendaklah dimulai dengan bacaan basmalah, maka Allah menghindarkan dari gangguan syaitan dan akan memperoleh faedah dari pekerjaannya.

Sebagaimana Rasulullah pernah bersabda, “Setiap amal perbuatan yang baik, namun tidak dimulai dengan membaca ‘Bismillaahirrahmaan irrahiim’, maka pekerjaan itu akan terputus dari rahmat Allah.” (Ibnu Hibban) 

Surat-surat didalam Al-Qur’an pun diawali dengan bacaan basmalah, maka apa yang akan kita baca, pelajari, dan amalkan senantiasa berada dibawah perlindungn dan naungan rahmat Allah.

2. Menyebut Alhamdulillah (pada tiap-tiap kali selesai melakukan sesuatu)
Ucapan Alhamdulillah merupakan sebagai ungkapan rasa syukur kita terhadap segala nikmat, rizqi serta berbagai anugerah yang telah kita dapatkan. Allah SWT telah dengan jelas berjanji di dalam Al-qur’an :

“Dan jika kalian manusia mau bersyukur atas nikmat yang telah aku berikan kepada kalian maka niscaya aku akan menambah nikmat yang telah aku berikan kepada kalian, dan jika kalian kufur (tidak mau bersyukur) maka ketahuilah niscaya siksa ku itu pedih.” (Q.S Ibrahim: 7)

Maka telah benar-benar jelas dijelaskan didalam Al-qur’an dan tidak diragukan lagi kebenarannya. Membiasakan mengucapkan alhamdulillah sangat baik karena mengucapkan alhamdulillah memberikan banyak manfaat untuk kehidupan kita.

3. Menyebut Astaghfirullahal ‘azhiim (jika lidah menyebut perkataan yang tidak patut)
Ucapan Istighfar ini, ada banyak ungkapan yang menunjukkan kerendahan diri kita di hadapan Allah dan pengagungan kepada Allah semata. Kita merendahkan diri kita sebagai hamba, dengan memuji Allah yang Maha Sempurna sifat-Nya.

4. Menyebut InsyaAllah (bila merencanakan sesuatu)
Ucapan Insya Allah jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia maka memiliki makna “Jika (Allah) menghendaki”. Kalimat yang bermakna amat berat, bukan? Mengucapkan kalimat Insya Allah berarti kita sudah berjanji dengan membawa nama Allah yang sesungguhnya adalah Dzat pencipta serta pemelihara Bumi, alam semesta, jagat raya dan seluruh isinya. Dengan mengucapkan insya Allah, berarti kita semua bergantung kepada Allah untuk menentukan apakah sesuatu itu bisa dilakukan dengan baik atau tidak.

5. Menyebut La Haula Wala Quwwata Illa Billahil Aliyyil Adzim (bila menghadapi sesuatu tak diinginkan)
Ucapan La haula Wala Quwata Illa Billahil Aliyil Adzim. Kalimat ini yaitu kalimat yang ringkas, namun prasyarat makna dan memiliki keutamaan yang luar biasa. Maksudnya yaitu tiada keberdayaan dalam menghindari kemaksiatan kepada Allah kecuali pertolongan dari Allah dan tak ada kekuatan atas ketaatan kepada Allah yang dijalankan kecuali dengan bantuan dari Allah. Seperti itulah tafsirannya yang datang dari Rosulillah SAW dari Malaikat Jibril.

6. Menyebut Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun (jika menghadapi dan menerima musibah)
Ucapan Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rojiun di dalam Al-Quran, Allah SWT mengajarkan kepada kita bahwasannya jikalau kita tertimpa kemalangan ataupun suatu musibah yang besar ataupun kecil, dianjurkan bagi kita untuk membaca kalimat istirjaa yaitu pernyataan kembali kepada Allah SWT, kalimat ini berbunyi Innaa Lillaahi Wa Innaa Ilaihi Rooji’uun. Kalimat ini sangat dianjurkan untuk dibaca karena merupakan perintah Allah SWT langsung di dalam Al-Quran. Sebagaimana firman-Nya :

(yaitu) orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan: "Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji'uun".

Arti dari kalimat ataupun bacaan ini adalah “sesungguhnya kami adalah milik Allah dan kepada-Nya-lah kami kembali.“ (Q.S. Al-Baqarah : 156)

7. Menyebut La Ilaha Illa Allah Muhammad Rasulullah (sepanjang siang dan malam sehingga tak terpisah dari lidahnya, mudah-mudahan dapat sama-sama kita amalkan)

Maksud bagi kalimah ini adalah, “Tiada Tuhan melainkan Allah, Muhammad adalah utusan Allah.”

Selain dijadikan sebagai zikir dalam hidup seharian, kalimah ini juga termaktub dalam syahadah yang utama bagi pengakuan diri setiap umat Islam yang beriman kepada Allah dan Rasul-Nya.

Semoga tulisan ini bermanfaat bagi kita semua. Aamiin.InsyaAllah.