Jangan Sakiti Hati Istrimu Demi Keegoisanmu, Hargailah Kesetiaan dan Pengorbanannya
Cari Berita

Advertisement

Jangan Sakiti Hati Istrimu Demi Keegoisanmu, Hargailah Kesetiaan dan Pengorbanannya

luky widyastutik
7/27/18


Kesetiaan adalah sebuah komitmen yang tidak isa dirusak dengan mudah. Kesetiaan tidak akan berubah seiring perubahan keadaan. Mencintai dan dicintai adalah suatu anugerah. Mengingkari komitmen untuk setia adalah dosa yang melawan kebaikan dan Tuhan.

Kesetiaan seorang wanita dapat dilihat saat lelakinya tak punya apa-apa. Sedangkan kesetiaan seorang lelaki dapat dilihat saat dia memiliki segalanya.

Bila kau mempunyai segalanya dan ia mencintaimu, itu kenyataan. Namun bila kau tidak mempunyai segalanya dan ia masih mencintaimu, itu ketulusan.

Dikutip oleh kompasiana.com sesungguhnya kamu tak perlu memiliki segala untuk bahagia. Karena yang kamu butuhkan hanya seseorang yang mampu membuatmu tersenyum ketika hatimu terluka.

Wahai para wanita, bila lelakimu sudah berusaha dengan segenap dayanya tapi tetap gagal dan terpuruk jua, maka setialah temani dia mengahadapi badai, ingatlah kegigihannya selama ini menunaikan tanggung jawabnya sebagai suami.

Jangan tinggalkan lelakimu dengan pengkhianatan, sertailah dia dengan setangkup doa dan motivasi agar dia segera bangkit..karna lelaki juga butuh jaminan rasa aman memilikimu.

Godaan terbesar bagi lelaki adalah ketika ia memiliki segalanya, mungkin hal ini karena sifat dasar lelaki yang selalu menempatkan dirinya sebagai seorang hero bagi para wanita.

Karena dorongan ingin menjadi hero bagi kaum hawa, serta sang lelaki merasa mampu menjadi hero bagi lebih dari satu wanita, maka dia ingin membuktikan itu. Tetapi itu bukanlah sifat pejantan.

Pejantan yang sesungguhnya ialah pejantan yang mampu menyampaikan keinginannya untuk menjadi hero bagi banyak wanita (poligami) kepada istrinya.

Akan menjadi lebih baik, bila sang lelaki mengingat masa lalu, ketika segalanya belum dimiliki. Ingatlah ada seorang wanita yang mendampingimu di masa susah. Ingatlah ada doa dan air mata yang mengalir demi kesuksesanmu.

Tegakah kita menyakitinya? Tegakah kita mengkhianatinya? Atau sampai kapankah kita berpetualang mencari cinta sejati ? Sementara disamping kita ada seseorang yang setia menemani kita selama ini dalam susah dan senang. Meski dia jarang atau bahkan tak pernah mengucapkan kata cinta secara verbal.