Keistimewaan Bidadari Surga Diciptakan oleh Allah SWT dari 4 Unsur Menurut Hadist

Advertisement

Advertisement 970x90px

Keistimewaan Bidadari Surga Diciptakan oleh Allah SWT dari 4 Unsur Menurut Hadist

7/9/18


Bidadari adalah makhluk Allah SWT yang berada disurga yang disiapkan untuk mendampingi orang-orang yang masuk surga yaitu orang yang beriman dan bertaqwa. Surga merupakan tempat yang selalu di idam-idamkan manusia, tempat yang indah penuh dengan kenikmatan.

Umat Islam meyakini adanya bidadari, istilah “huurin `iin” dalam al-Qur'an, diterjemahkan sebagai bidadari yang bermata jeli, mereka digambarkan selalu perawan, dengan umur sebaya yang diciptakan langsung tanpa proses kelahiran, dan digambarkan fisik mereka seperti gadis remaja.

Firman Allah SWT

{وَحُورٌ عِينٌ{٢٢

“Dan (didalam surga itu) ada bidadari yang bermata jelita.” (QS. Al-Waqi’ah : 22)

Memiliki kulit putih, bening, bersih dan lembut yang sempurna, diibaratkan seperti telur yang tersimpan dengan baik, dan ibaratkan pula para bidadari itu seperti permata yakut dan mutiara.

Dari segi penciptaannya, bidadari berbeda dengan manusia yang diciptakan dari tanah, malaikat dari cahaya dan iblis dari api. Dalam penampilan fisik, bidadari digambarkankan sebagai sosok yang sangat cantik jelita dan sempurna tanpa cela.

Dalam hal ini dalam sebuah hadits telah diriwayat dari Ibnu Abbas ra. Sesungguhnya Nabi SAW bersabda,

Sesungguhnya didalam surga itu ada bidadari yang dinamakan, “Aina” diciptakan dari empat unsur, yaitu, dari misik, kafur, anbar dan za’faran.”

Dalam Buku Hadil Arwaah Ila Biladir Afrah karangan Ibnu Qayyim al-Jauziyah. Dijelaskan Dari bahan Apa Bidadari Surga di ciptakan.

Diriwayatkan dari Anas bin Malik ra yang sanadnya bersambung, Rasulullah SAW bersabda:

“Sekiranya bidadari surga meludah di tujuh lautan bumi, pasti air nya akan berubah menjadi tawar, karena saking tawarnya mulut bidadari surga tersebut. Bidadari bermata jeli diciptakan dari Za’Faran”

Seperti yang dikutip oleh islamidia.com Za’faran adalah sejenis bunga berwarna ungu yang cantik, yang tumbuh di jazirah Arab, tumbuhan ini memiliki wangi yang sangat harum, serta banyak mempunyai kasiat yang berasal dari putiknya,sehingga bunga ini di juluki bunga termahal di dunia.

Manusia diciptakan Allah SWT dari bahan baku Tanah, dan manusia adalah mahluk paling sempurna di muka bumi, dan memiliki paras dan rupa paling bagus di muka bumi. Sekarang bayangkanlah seorang bidadari yang diciptakan dari Za’faran, seperti apa sempurna dan cantiknya. Subhanallah


Diriwayatkan dari Laits bin Sa’ad dari Yazid bin Abu Habib dari Walid bin Abdah, Rasulullah SAW berkata kepada Jibril:

“Wahai Jibril hentikan aku di bidadari yang bermata jelita, lalu jibril menghentikannya di hadapan bidadari-bidadari bermata jelita.

Rasulullah berkata : “Kalian dari Mana ?”, mereka menjawab : “Kami adalah Istri-istri kaum mulia yang bertempat tinggal di surga dan tidak pindah daripadanya untuk selama-lamanya.” Mereka tetap muda dan tidak akan tua selama-lamanya, mereka selalu bersih dan tidak kotor selama-lamanya.”

Diriwayatkan dari Hadist Hasan bin Athiyah dari Ibnu Mas’ud ra, berkata :

“Di surga terdapat bidadari yang bermata jelita yang bernama Lu’bah, semua bidadari surga kagum kepadanya. Mereka menepuk bahu Lu’bah dan berkata : “Betapa bahagianya engkau wahai Lu’bah, sesungguhnya apabila pemburu surga mengetahui keberadaanmu, pasti mereka akan serius mengerjakan amal Sholeh.

Diantara kedua matanya tertulis : “Barangsiapa ingin mendapatkan istri di surga seperti aku, maka hendaklah ia berbuat untuk mencari ke-ridhaan Rabb ku.”

Ibnu Mubarak berkata dari Auza’i dari Yahya bin Abu Katsir yang berkata :

“Sesungguhnya bidadari yang bermata jelita, menunggu masing-masing di pintu surga, Mereka berkata : “Duhai lama sekali kami menunggu kedatangan kalian”.

Kami selalu riang dan tidak cemberut selama-lamanya, kami tetap tinggal bersamamu dan tidak akan berpisah selama-lamanya, kami tetap kekal dan tidak akan mati selama lamanya”,

Bidadari tersebut berkata dengan suara paling merdu yang belum pernah didengar oleh telinga. Kemudian ia berkata : “Engkau adalah kekasihku dan Aku adalah kekasihmu.”

Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Aamiin Yarobbal 'alaamiin