Seorang Istri Sholehah Wajib Menjauhi Sifat - Sifat Ini, Jika Ingin Rumah Tangga Bahagia Dunia Akhirat

Advertisement

Advertisement 970x90px

Seorang Istri Sholehah Wajib Menjauhi Sifat - Sifat Ini, Jika Ingin Rumah Tangga Bahagia Dunia Akhirat

Farchan Arsyal
7/6/18


Sebagai manusia biasa, memang seringkali kita melakukan banyak sekali kesalahan setiap harinya, bahkan mungkin setiap menit dan detik dalam helaan nafas kita. Namun semua itu tidak bisa dijadikan alasan untuk kita terus melakukan dosa-dosa yang akan menyeret kita menjadi teman syetan.

Bila seorang wanita tidak shalihah, dan memiliki sifat atau kebiasaan yang buruk, suka menyusahkan suaminya, tentulah itu bukan perhiasan bagi seorang suami. Bahkan, bisa jadi suami tidak betah bersamanya.

Jika engkau, duhai kaum istri, menginginkan rumah tangga yang bahagia di dunia dan akhirat, maka jauhkanlah dirimu dari sifat-sifat buruk di bawah ini:

1. Al – Anaanah.

Banyak keluh kesah. Selalu merasa tak cukup apapun keadaannya. Terlebih lagi bila hidup susah. Jauh dari rasa syukur.

2. Al-Manaanah.

Suka mengungkit-ngungkit hal yang negatif pada diri suami atau orang lain. Terlebih lagi bila sang suami melalukan kesalahan. Seperti yang dilansir oleh muslimahtalk.com, satu kesalahan dia akan mengucapkan seribu kesalahan lainnya. Bahkan dia tega menceritakannya pada orang lain.

3. Al -Hunaana.

Menginginkan suami yang lain. Suka membandingkan suami sendiri dengan orang lain. Tidak mensyukuri suami sendiri dan suka berandai-andai “Andai suami saya seperti orang itu dan itu.” termasuk juga lebih cinta/ngefans pada artis ketimbang suaminya.

4. Al- Hudaaqah.

Suka memaksa pada suami jika menginginkan sesuatu. Tak melihat lagi situasi dan kemampuan sang suami. Jika tak dipenuhi dia akan mengancam suaminya dengan berbagai ancaman.

5. Al-Hulaaqa.

Sibuk memanjakan dirinya sendiri. Suka bersolek dan santai sehingga melupakan kewajibannya sebagai istri, seperti kewajiban pada suami, mengurus anak, memasak, sholat dll.

6. As-Salaaqah.

Bergosip adalah penyakit yang banyak dijangkit para wanita. Padahal islam melarangnya.