Solusi Was-Was Menahan Kentut Saat Sholat!
Cari Berita

Advertisement

Solusi Was-Was Menahan Kentut Saat Sholat!

7/11/18


Ada beberapa gangguan shalat yang biasa dialami oleh orang banyak . Semisal saja lupa bilangan rakaat shalat, lupa bacaan ataupun gerakan shalat dan tak kalah sering gangguan itu datang ketika ingin buang gas atau istilahnya kentut.

Hal tersebut terkadang menjadikan sebuah dilema, terlebih saat bilangan rakaat shalatnya hampir selesai. Jika demikian apakah diperbolehkan menahannya atau harus membatalkan sholat yang dilakukan kemudian mengulangi untuk wudhu dan shalat kembali?

Dilansir dari muslimahdaily.com dalam permasalah seperti ini, KH. M. Arsyad, ulama sekaligus Ketua Yayasan dari Al-Manshuriah berpendapat bahwa hukum dasarnya adalah makruh. Akantetapi seharusnya juga dilihat terlebih dahulu kondisinya.

Kondisi pertama, Apabila shalat tersebut baru dimulai dan waktu shalat tersebut masih lama, maka lebih lebih baik dibatalkan saja. Kemudian mengulang untuk wudhu dan memulai kembali shalat dari awal. Khawatir jika tetap menahannya dan melanjutkan shalat bisa jadi akan mengganggu kekhusyukan shalat.



Pendapat pertama ini diperkuat salah satu hadist Rasululullah Shallallahu’alaihi wa sallam yang mengatakan bahwa tidak diperbolehkan shalat jika ada hadast.

“Tidak ada shalat ketika makanan sudah dihidangkan atau sambil menahan dua hadast.” (HR. Ahmad)

Kondisi kedua, Apabila shalat tersebut sudah di pertengahan, maka hukum menahan kentut tidak dilarang, dan shalatnya tetap sah. Namun ada alasan lain yang memperbolehkan hal tersebut, yaitu asalkan menanahan kentut tersebut tidak berkeinginan buang hajat hadast besar dan waktu shalat terbatas dan akan habis.

Pendapat dari KH. M Arsyad diperkuat oleh salah satu fatwa ulama An-Nawawi beliau mengatakan,

"Jika dirinya mampu menahan dan tidak memiliki rasa kebelet, maka hukumnya tidak dilarang untuk shalat sambil menahannnya. Dan jika disertai kebelet, hukum untuk menahannya adalah makruh, Jika dikhawatirkan waktu shalat akan habis.

Namun memang ada baiknya, agar menghasilkan shalat yang sempurna dan bisa khusyuk, sebelum shalat harus diperhatikan beberapa hal termasuk kentut. Agar shalat tidak terganggu dan berjalan dengan khusyuk.

Wallahua'lam.