Ujian Adalah Tanda Kecintaan Allah Kepada Hamba-Nya ! Inilah Alasanya
Cari Berita

Advertisement

Ujian Adalah Tanda Kecintaan Allah Kepada Hamba-Nya ! Inilah Alasanya

7/24/18



Ujian Dari Allah Buat Hambanya | Hari terus berganti hari. Kehidupan manusia juga terus berjalan pantas seiring dengan masa yang pantas berlari.

Di celah-celah hari  berwarna-warni  yang di jalani dan ditelusuri, tanpa  disadari atau tidak, manusia sebenarnya  telah menempuh berbagai ujian dan dugaan duniawi.

Ujian-ujian yang diberi oleh Allah itu datang menyapa silih berganti dalam berbagai bentuk dan rupa. Setiap orang diuji olah Allah berbeda-beda mengikut tahap kemampuannya.

“ Allah tidak membebani seseorang melainkan apa yang terdaya olehnya, ia mendapat pahala kebajikan yang diusahakannya dan ia juga menanggung dosa kejahatan yang dilakukannya…   
(Al-Baqarah: 286)

ALLAH telah menyatakan dengan jelas di dalam Al-Quran bahwa DIA tidak akan sekali-kali menguji hambaNya diluar kemampuan hambaNya.

ALLAH  mengetahui kita kuat dalam menghadapi ujianNya, oleh kerana itu  ALLAH memberikan  ujian itu ke atas diri kita. Di sini kita dapat lihat betapa sayang dan kasihnya ALLAH kepada kita sebagai hambaNya.

ALLAH menguji seseorang bukan kerana ALLAH benci kepada kita tetapi percayalah  ALLAH menguji kita karena DIA sangat kasih kepada kita. Cuma kita sebagai hambaNya, adakala tidak mampu bertahan dan bersabar dalam menghadapi ujianNya.

Hakikatnya saat ini, saat kita sedang mengecapi bahagia, ada berjuta manusia di luar sana yang sedang dihujani ujian atau dihimpit berbagai derita.

Ada di kalangan  manusia di luar sana yang saat ini sedang diuji dengan kehilangan orang tersayang. Tidak kurang juga ada manusia yang diuji apabila apa yang diingini dan diharapkan tidak terjadi dan diberi.

“ Kenapa aku yang diuji ? “

“ Mengapa aku diuji sebegini ?”

“ Ujian ini sangat berat. Aku tak mampu…”

Dikutip dari quranicgen.com, Mungkin ini adalah antara persoalan dan keluhan yang meniti di bibir atau berlegar di fikiran kita sebagai seorang hamba saat dihimpit dengan ujian.

Kadangkala  tanpa sedar dan niat  kita juga  terlanjur marah pada DIA kerana menghujani kita dengan berbagai ujian.

Tetapi, apabila kita menenangkan diri dan bermuhasabah  kembali, tenyata sebenarnya dengan ujian yang diberi kita adalah hamba yang beruntung. Mengapa saya katakan begitu?

Kerana ujian hanyalah diberi oleh Allah kepada hamba-hambanya yang terpilih. Hamba-hambanya yang dikasihi dan disayangiNya. Dan jangan kita lupa bersama ujian itu juga ada pertolongan dari Allah sepertimana yang dinyatakan di dalam Al-Quran:

Adakah patut kamu menyangka bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum sampai kepada kamu (ujian dan cobaan) seperti yang telah berlaku kepada orang-orang yang terdahulu sebelum kamu? mereka telah ditimpa kemusnahan harta benda dan serangan penyakit, serta digoncangkan (dengan ancaman bahaya musuh), sehingga berkatalah Rasul dan orang-orang yang beriman yang ada bersamanya: “Bilakah (datangnya) pertolongan Allah?” Ketahuilah sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat (asalkan kamu bersabar dan berpegang teguh kepada agama Allah).

(Al-Baqarah: 214)