Allah Memerintahkan Semua Wanita Muslimah Untuk Berhijab. Kenapa !
Cari Berita

Advertisement

Allah Memerintahkan Semua Wanita Muslimah Untuk Berhijab. Kenapa !

8/10/18



Kata hijab dalam Bahasa Indonesia biasa disebut jilbab atau kerudung, dan ini bukan sesuatu yang asing lagi. Jika kita flash back pada tahun 70an jilbab masih terdengar tabu, apalagi memakainya. Lambat laun, di Indonesia banyak pendakwah yang menyebar luaskan syariat Islam, salah satunya mengenai kewajiban muslimah menutup aurat. Oleh karena itu tidak sedikit muslimah yang akhirnya memutuskan untuk berhijab.

Firman Allah dalam QS. Al Ahzab: 59

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mukmin: “Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke seluruh tubuh mereka”. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak diganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Inilah perintah Allah agar semua muslimah menutup auratnya. Sewaktu ayat ini turun, kaum muslimah di zaman Nabi langsung memotong kain-kain mereka segera mereka jadikan jilbab menutup seluruh tubuh mereka.

Perintah ini tidak akan langsung dilakukan kecuali bagi hati yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, “sami’na wa atho’na”. saya merasa malu dan sedih kepada wanita yang mengaku Islam namun masih dipertanyakan keislamannya.

Mereka mengaku muslim, namun cara berpakaian ikuti mode barat bahkan malu ikuti perintah syariat. Saya merasa malu, ketika wanita muslimah berpakaian tapi hakikatnya telanjang, dipertontonkan lekuk tubuh bak lepet, Saya malu sebagai sesama muslim yang seharusnya cantik tubuhnya hanya untuk suaminya justru jadi konsumsi publik. Padahal telah jelas Allah Firmankan dalam Al Qur’an, kepada siapa sajakah muslimah boleh menampakkan perhiasannya, dikutip dari umhafizha.wordpress.com

Dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka, atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita islam, atau budak- budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti tentang aurat wanita. Dan janganlah mereka memukulkan kakinya agar diketahui perhiasan yang mereka sembunyikan. Dan bertaubatlah kamu sekalian kepada Allah, hai orang-orang yang beriman supaya kamu beruntung” (QS. A Nur: 31)

Perjalanan untuk berjilbab memang banyak godaan. Alih-alih karena pekerjaan tak boleh pakai jilbab. Yakinlah, Allah Maha Kaya, Dia yang mencukupimu. Cari pekerjaan lain, yang Allah ridhai, walau gaji tak seberapa, asal menjadi bukti taat, itu luar biasa! seberapa besar perjuangan kita dalam ketaatan, maka akan lebih lagi sayang Allah untuk kita.

Dan engkau tahu saudaraku, bagaimana bila Allah sudah mencintai hambaNya? Dia akan mengabarkan kepada seluruh penghuni langit dan bumi bahwa Dia mencintai hambaNya itu, maka semuanya pun turut mencintainya.

Namun diluar sana masih banyak yang menggadaikan kewajibannya berjilbab dengan pekerjaan lalu ia merasa serba tercukupi, ia merasa bangga dengan pengingkarannya, dia melupakan Allah maka Allah pun melupakannya. Dan engkau tahu saudaraku, bagaimana bila Allah berpaling dan melupakan seorang hamba? Sungguh saya sangat khawatir akan murkaNya. Allahu musta’an

Berubahlah karena Allah maka Dia yang akan menunjukkan jalan kemudahan. Perhatikanlah Firman Allah berikut,

“Dan orang-orang yang mau menerima petunjuk, Allah menambah petunjuk kepada mereka dan memberikan balasan ketaqwaannya.” (QS. Muhammad: 17)

Jika engkau merasakan saat ini petunjuk Allah sedang menyapa.. tariklah kedalam hatimu, lakukan sesuai petunjuk yang Allah dan RasulNya perintahkan karena engkau adalah orang yang dipilih memperoleh petunjukNya dan bersiaplah Allah akan menambah nikmat petunjuk itu dan memberi balasan dengan ketakwaan. dari banyaknya manusia, Allah sedang menaruh perhatian padamu, Allah ingin kamu selamat, Allah ingin ketika Dia berjumpa denganmu nanti penuh cinta dan kerinduan.

“Ya Allah.. golongankanlah kami bersama hamba-hambaMu yang shalih dan berikan kenikmatan dan kelezatan saat kami memandangMu..”

Jika engkau berniat akan berjilbab, lakukanlah mulai sekarang, karena kematian tidak menunggu kesiapan. Mulailah dengan jilbab yang pendek, tak mengapa.. insya Allah, Allah akan menambah nikmat dalam prosesmu berjilbab sehingga engkau sendirilah yang akan menambah ukuran jilbabmu.

Jika jilbab pendek sebagai awal prosesmu, maka pada proses selanjutnya engkau akan merasa jilbab pendek itu tak pantas lagi untukmu. Karena apa? Karena Allah menambah nikmat petunjuk kepadamu sehingga jilbabmu menutup seluruh tubuh dengan sempurna.