Jangan Ketuk Pintu Langit, Tapi Gedor Yang Kuat

Advertisement

Advertisement 970x90px

Jangan Ketuk Pintu Langit, Tapi Gedor Yang Kuat

8/2/18



"JANGAN KETUK PINTU LANGIT, TAPI GEDOR YANG KUAT!"

Rezeki kita ada di langit, bahkan segala yg dijanjikan berasal dari langit.

Al-Qur'an surat Adz-Dzariyat: 22 (Angin Yang Menerbangkan),


(وَفِي السَّمَاءِ رِزْقُكُمْ وَمَا تُوعَدُونَ)

"Dan di langit terdapat rezekimu dan apa yang dijanjikan kepadamu."

Kalau rezeki turun dari atas kira-kira dia turunnya menetes atau turun deras?

Kalau menetes kecil-kecil itu karena kita mengetuknya. Tapi coba GEDOR yg kuat. Insyaa Allah turun deras.

Gimana cara mengGEDOR langit?

Ada banyak jalan menggedor langit. Mau pilih jalan mana?

(وَالسَّمَاءِ ذَاتِ الْحُبُكِ)

[Surat Adz-Dzariyat 7]

"Demi langit yang mempunyai jalan-jalan"

Cara biasa ketuk pintu langit caranya adalah dengan berdo'a. Tapi kalau mau gedor pintu langit caranya dengan amal-amalan unggulan.

Simak lanjutan ayat-ayat Adz-Dzariyat ini (17-21):

1. Mereka sedikit sekali tidur pada waktu malam;

2. Dan pada akhir malam mereka memohon ampunan (kepada Allah).

3. Dan pada harta benda mereka ada hak untuk orang miskin yang meminta dan orang miskin yang tidak meminta.

4.Dan di bumi terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang yakin,

5. Dan (juga) pada dirimu sendiri. Maka apakah kamu tidak memperhatikan?

Contoh amalan unggulan:

Ayat 17 => Solat Tahajud.
Ayat 18 => Perbanyak Istighfar.
Ayat 19 => Sedekah.
Ayat 20 => Menangkap potensi lingkungan.
Ayat 21 => Memaksimalkan potensi diri.

Gimana cara Bilal sendalnya sudah nyampai surga duluan?

Ketika Mi'raj ke langit Rasulullah SAW, heran kenapa ada sendal Bilal di surga? Waktu dikonfirmasi, dijawab Bilal rajin jaga wudhu. Kalau batal, wudhu lagi. Batal, ambil wudhu lagi. Dan setiap selesai wudhu beliau sholat dua rakaat.

Amalan unggulan ini sifatnya sederhana tapi rutin. Bukan sekali atau sesekali diamalkan.

Jadi kalau istighfar bukan sekali ucap, tapi terus berucap, saya salah saya minta ampun. Saya salah, saya minta ampun. Terus-terusan. 70-100 kali minimal sehari.

Kalau tahajud, terus lakukan tiap malam.
Kalau sedekah, terus lakuakan tiap hari berbagi. Entah kecil atau besar. Tapi tiap hari.
Kalau sholat duha, terus lakukan tiap pagi.

Nah, gimana kalau sudah GEDOR?

Siap-siap tampung rezeki yangg akan turun deras!!


Gimana caranya?

Adz-dzariyat 20-21: Belajar meningkatkan kapasitas diri.

Dikutip dari aguspijad.blogspot.com, Kapasitas diri ini ibarat daya tampung. Jangan pernah bilang Allah pelit. Allah kalo nurunin hujan, pasti berlimpah. Tapi masalahnya adalah daya tampung kita. Kalo daya tampung kita segede gelas ya akhirnya rezeki yg kita dapat segede gelas aja.

Tapi kok ada orang yang daya tampungnya segede danau? Nah, itu masalah kapasitas diri. Kita harus upgrade kemampuan diri kita untuk terus meningkat. Dari daya tampung ratusan ribu rupiah jadi jutaan. Dari jutaan rupiah jadi milyaran.

Belajarlah tema bisnis dan manajemen. Belajar dari lingkungan dan terus tingkatkan leadership diri kita pesan inti dari Adz-dzariyat 20-21.

Terakhir, siapakah yang kita gedor di langit itu?

Simak dgn seksama:

"Maka demi Tuhan langit dan bumi, sungguh, apa yang dijanjikan itu pasti terjadi seperti apa yang kamu ucapkan." (Adz-dzariyat: 23)

Allah adalah Tuhan kita yg mengatur langit dan bumi. Maka hati-hati dgn proposal doa kita. Kalau minta kecil Allah kasih sedikit. Tapi klo minta banyak dan lakukan amalan unggulan insyaAllah siap-siap menerima kejadian seperti yg kita ucapkan.

Ajukan proposal hidup yang terbaik dan GEDOR langit dengan amalan unggulan Insya Allah rezeki turun dengan melimpah..!!!

Insyaa Allah....

Wallahu'alam Bi Showab..