Jangan Tidur Dengan Posisi Seperti Ini, Karena Tidur Yang Demikian Adalah Tidurnya Orang-orang Yang Dimurkai Allah.
Cari Berita

Advertisement

Jangan Tidur Dengan Posisi Seperti Ini, Karena Tidur Yang Demikian Adalah Tidurnya Orang-orang Yang Dimurkai Allah.

Agung Prayitno
8/9/18

Jangan Tidur Dengan Posisi Seperti Ini, Karena Tidur Yang Demikian Adalah Tidurnya Orang-orang Yang Dimurkai Allah.
Sumber gambar: inspiradata.com
Tidur merupakan salah satu kebutuhan dasar setiap manusia. Setiap orang memiliki kebutuhan istirahat dan tidur yang berbeda-beda. Pola tidur yang baik dan teratur akan memberikan efek yang bagus terhadap kesehatan. Pemenuhan kebutuhan tidur sangat diperlukan terutama pada orang yang sedang sakit untuk mempercepat proses penyembuhan.

Bagi sebagian orang, tidur dengan posisi tengkurap merupakan salah satu posisi tidur yang nyaman. Bahkan ada saja orang yang menjadikan posisi tidur tengkurap sebagai salah satu kebiasaan tidur mereka.

Padahal, pada dasarnya posisi tidur tengkurap tidak dianjurkan dan menjadi posisi tidur yang sangat dibenci oleh Rasulullah SAW. Mengapa demikian?

Dikutip dari rumaysho.com, dari Ya’isy bin Thokhfah Al Ghifariy, dari bapaknya, ia berkata,

فَبَيْنَمَا أَنَا مُضْطَجِعٌ فِى الْمَسْجِدِ مِنَ السَّحَرِ عَلَى بَطْنِى إِذَا رَجُلٌ يُحَرِّكُنِى بِرِجْلِهِ فَقَالَ « إِنَّ هَذِهِ ضِجْعَةٌ يُبْغِضُهَا اللَّهُ ». قَالَ فَنَظَرْتُ فَإِذَا رَسُولُ اللَّهِ -صلى الله عليه وسلم-

“Ketika itu aku sedang berbaring tengkurap di masjid karena begadang dan itu terjadi di waktu sahur. Lalu tiba-tiba ada seseorang menggerak-gerakkanku dengan kakinya. Ia pun berkata, “Sesungguhnya ini adalah cara berbaring yang dibenci oleh Allah.” Kemudian aku pandang orang tersebut, ternyata ia adalah Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. (HR. Abu Daud no. 5040 dan Ibnu Majah no. 3723. Imam Nawawi dalam Riyadhus Sholihin mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Juga hadits lainnya,

عَنِ ابْنِ طِخْفَةَ الْغِفَارِىِّ عَنْ أَبِى ذَرٍّ قَالَ مَرَّ بِىَ النَّبِىُّ -صلى الله عليه وسلم- وَأَنَا مُضْطَجِعٌ عَلَى بَطْنِى فَرَكَضَنِى بِرِجْلِهِ وَقَالَ « يَا جُنَيْدِبُ إِنَّمَا هَذِهِ ضِجْعَةُ أَهْلِ النَّارِ ».

Dari Ibnu Tikhfah Al Ghifari, dari Abu Dzarr, ia berkata, “Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam lewat di hadapanku dan ketika itu aku sedang tidur tengkurap. Beliau menggerak-gerakkanku dengan kaki beliau. Beliau pun bersabda, “Wahai Junaidib, tidur seperti itu seperti berbaringnya penduduk neraka.” (HR. Ibnu Majah no. 3724. Al Hafizh Abu Thohir mengatakan bahwa hadits ini shahih).

Dikutip dari islami.co ternyata tidur dengan posisi tengkurap juga membawa dampak buruk bagi kesehatan tubuh. Menurut Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah, seorang ulama sekaligus pakar kedokteran, tidur dengan posisi tengkurap akan berdampak buruk. Sebab posisi tersebut membuat otot dada atau otot pernafasan tidak dapat mengembang secara maksimal. Akhirnya aliran oksigen akan menjadi lebih sedikit dan menimbulkan sesak nafas.

Jika demikian, posisi tidur seperti apakah yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW? Rupanya posisi tidur yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW adalah posisi tidur miring ke arah kanan. Sebagaimana disebutkan dalam hadis berikut. Rasulullah bersabda, “Berbaringlah di atas rusuk sebelah kananmu,” (HR. Al-Bukhari dan Muslim)

Sedangkan dalam riwayat lain Rasulullah juga bersabda, “Apabila kamu hendak tidur maka berwudhulah (dengan sempurna) seperti kamu berwudhu untuk sholat, kemudian berbaringlah di atas sisi tubuhmu yang kanan.” (HR. Bukhari)

Mengapa Rasulullah SAW justru menganjurkan posisi tidur berbaring ke arah kanan bukan ke sisi kiri?

Ternyata posisi tidur dengar berbaring ke arah kiri dapat berbahaya bagi jantung. Ibnul Qayyim Al-Jauziyyah RA dalam Zadul Ma’ad berkata, “Terlalu sering tidur dengan sisi kiri membahayakan bagi jantung karena kecendrungan anggota (organ dalam) ke kiri, maka bisa menekannya. Dan cara tidur yang kurang baik juga adalah terlentang. Tetapi tidak mengapa jika sekedar untuk beristirahat tanpa tidur. Dan yang kurang baik juga adalah cara tidur berbaring dengan mukanya (tengkurap).”

Oleh karena itu, umat islam hendaknya memperhatikan posisi tidur mereka. Terlebih jangan sampai tidur dengan posisi tengkurap, sebab posisi tidur tersebut dimurkai oleh Allah dan merupakan posisi tidur para penghuni neraka. Sebaiknya umat Islam tidur dengan posisi yang dianjurkan oleh Rasulullah SAW, yaitu dengan berbaring di atas sisi tubuh sebelah kanan.

Wallahu a’lam.