Rasulullah Mengenali Umatnya dari Tanda Ini di Tubuhnya, Begini Cara Memilikinya

Advertisement

Advertisement 970x90px

Rasulullah Mengenali Umatnya dari Tanda Ini di Tubuhnya, Begini Cara Memilikinya

M Yazidinniam
9/16/18


Sumber gambar generation-coaching.com

Kita sebagai umat Rasulullah merindukan kelak kita disapa Beliau di Hari Kiamat, hal itu bisa kita lakukan dengan melakukan amalan ini.

Berwudhlu adalah kegiatan mensucikan diri dari hadats kecil yang menempel pada tubuh kita akibat dari hadats kecil, seperti kentut, kencing, buang air besar, tertidur, terkena kotoran.

Berwudhlu berarti membasuh anggota badan dengan air suci dengan gerakan yang sudah ditetapkan dan diawali dengan bacaan niat berwudhlu, di teruskan dengan membasuh wajah, kedua tangan sampai siku, mengusap sebagian kepala, mengusap kedua telinga dan membasuh kedua kaki, serta dilakukan secara berurutan.

Wudhlu biasa dilakukan sebelum melaksanakan kewajiban kita sebagai seorang muslim seperti shalat maupun membaca al quran atau memasukan tempat yang suci.

Selain itu ada berwudhlu juga ada manfaatnya bagi kita, secara tidak langsung istiqomah berwudhlu menjaga kulit kita dari berbagai kotoran.

Sehingga dengan berwudhlu menjadi cara yang sehat dan murah dalam merawat kulit.

Manfaat lain dari berwudhu yang baik juga bagi kesehatan adalah mampu meredam amarah. Saat kita sedang dalam kondisi emosi atau stres. Ada baiknya kita mengambil wudhu dan beribadah guna menenagkan diri. Kesegaran air wudhu mampu menyegarkan hati dan pikiran juga. Selain itu, karena setan Allah Swt ciptakan dari api. Maka, berwudhu mampu meredam gejolak api setan.

Rasulullah Mengenali Umatnya dari Bekas Wudhlu yang Terpancar di Wajahnya

Bahkan kelak di hari kiamat Rasulullah akan mengenali umatnya dari bekas wudhu yang terpancar dari wajah dan telapak tangannya, pada hari itu pula orang-orang kafir tertunduk sesal dengan wajah yang hitam legam.

Allah berfirman di dalam Al Qur’an :

Pada hari (kiamat) yang di waktu itu ada muka yang putih berseri, dan ada pula muka yang hitam muram. Adapun orang-orang yang hitam muram mukanya (kepada mereka dikatakan): “Kenapa kamu kafir sesudah kamu beriman? Karena itu rasakanlah azab disebabkan kekafiranmu itu. Adapun orang-orang yang putih berseri mukanya, maka mereka berada dalam rahmat Allah (surga); mereka kekal di dalamnya.” (QS. Ali Imron : 106-107)

Rasulullah mengenali umatnya yang putih berseri karena mereka selalu menjaga wudhu. Di dalam hadist yang diriwayatkan oleh Imam Bukhori.

Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi dan kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu.” (HR Bukhori).