Hukum Orang yang Lupa Mengerjakan Shalat Hingga Lewat Waktunya

Advertisement

Advertisement 970x90px

Hukum Orang yang Lupa Mengerjakan Shalat Hingga Lewat Waktunya

M Yazidinniam
10/10/18


Sumber gambar dennypedia.com

Naudzubillah jika kita menghadap kepada Allah SWT saja lupa, bagaimana dengan segala kenikmatan yang Allah berikan kepada kita ?

Sedetikpun tidak pernah berkurang nikmat yang Allah Berikan.


Salah satu kewajiban sebagai seorang muslim ialah melakukan shalat lima waktu di waktu yang sudah di tentukannya.

Akan tetapi bukanlah manusia jika tidak luput dari kesalahan dan dosa, karena itu dinamakan manusia yang tempatnya salah dan lupa, maka bagaimana jika seorang muslim lupa dan melewatkan waktu shalatnya ?

Melewatkan shalat karena kesibukan dunia tidaklah dibenarkan, karena kewajiban maka tidak lantas bisa gugur begitu saja karena kesibukan bahkan juga keteledoran.

Seperti hutang kita yang wajib dibayar, sebab itu bagi siapapun yang meninggalkan shalat baik dengan sengaja ataupun tidak,sebaiknya segera melaksanakannya ketika ingat dan memungkinkan. Walaupun ia telah berada di luar waktu shalat yang ditetapkan. Itulah yang disebut dengn qadha’.

Sebuah hadits riwayat Anas bin Malik menjelaskan:

اذا رقد احدكم عن الصلاة اوغفل عنها فليصلها اذا ذكرها فان الله يقول أقم الصلاة لذكرى

Apabila engkau tidur hingga meninggalkan shalat atau lupa mengerjakannya. Hendaklah segera mendirikan shalat ketika telah teringat. Sesungguhnya Allah berfirman “Dirikanlah Shalat untuk mengingatku.

Hadits di atas menunjukkan bahwa mengqadha shalat (membayar hutang shalat pada waktu yang telah dilewatkan) hukumnya adalah wajib. Sedangkan menyegerakan dalam melaksanakannya hukumknya sunnah.

Oleh karena itu jam berapapun kita terbangun di pagi hari, hendaklah segera mengambil air wudhu untuk shalat Subuh walaupun jelas telah lewat waktunya (misalnya dan delapan). Karena mengqadha shalat subuh adalah wajib, dan menyegerakannya adalah sunnah.

Simak videonya :