Inilah Waktu Terbaik Untuk Bertawakal Kepada Allah yang Memiliki Banyak Keutamaan
Cari Berita

Advertisement

Inilah Waktu Terbaik Untuk Bertawakal Kepada Allah yang Memiliki Banyak Keutamaan

M Yazidinniam
10/24/18


Sumber gambar netizenland.com

"Barang siapa bertawakal kepada Allah, maka Dia akan mencukupi (kebutuhanmu).…" (QS At-Thalaq [65]: 3).

Tidak ada yang lebih menenangkan selain jaminan dari Allah SWT atas segala kebutuhan hambanya.

Namun banyak orang tidak mengetahui jika dengan bertawakal keutamaan-keutamaan ini akan kamu dapatkan.


Tawakal merupakan bagian dari ajaran Islam yang sangat penting. Karenanya, tawakal sangat ditekankan di dalam Al Qur’an. Kata “tawakal” disebut di dalam Kitab Suci ini tidak kurang dari 30 kali yang tersebar di dalam 19 surah yang berbeda.

Tawakal inilah yang merupakan salah satu hal yang membedakan antara orang beriman dengan orang tak beriman.

Waktu yang terbaik untuk seseorang dalam bertawakal adalah "setiap hari" disetiap waktu, karena tawakal tidak hanya ketika sedang menginginkan sesuatu saja.

Menurut Imam Ahmad bin Hambal, atau yang lebih dikenal dengan Imam Hambali, tawakal merupakan perbuatan hati.

Artinya, tawakal bukan sesuatu yang diucapkan oleh lisan, bukan pula sesuatu yang dilakukan oleh anggota tubuh.

Juga bukan merupakan sebuah wacana atau sekedar pengetahuan belaka. Tetapi sekali lagi, tawakal merupakan perbuatan hati sehingga tidak bisa diwujudkan dalam bentuk fisik, seperti berdiam diri tanpa melakukan suatu ikhtiar lahiriyah.

Rasulullah SAW bersabda, "Seandainya kalian bertawakkal kepada Allah dengan sebenar-benarnya tawakkal, niscaya Dia akan memberikan rezeki kepada kalian sebagaimana Dia memberikan rezeki kepada burung, yang pergi di awal siang (pagi hari) dalam keadaan perut kosong (lapar) dan pulang di akhir siang (sore hari) dalam keadaan perut penuh berisi (kenyang)." (HR Ahmad, At-Tirmidzi dari 'Umar bin Khattab RA).

Hikmah dan Keutamaan Seseorang yang Terus Bertawakal Kepada Allah

Tawakal memiliki banyak sekali banyak sekali hikmah sebagaimana ditegaskan didalam Al Quran diantaranya adalah:

1. Jaminan Perlindungan dan Pertolongan dari Allah

Didalam surat Al-Anfal dijelaskan:

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَإِنَّ اللهَ عَزِيزٌ حَكِيمٌ

Artinya: "Barangsiapa yang tawakkal kepada Allah, maka sesungguhnya Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana."

Orang-orang yang senantiasa bertawakal kepada Allah dalam setiap urusannya, Allah akan menunjukkan bukti keperkasaan dan kebijaksanaan-Nya. 

2. Orang yang Bertawakal Kepada Allah Mendapat Kebaikan Dunia Akhirat

Ditegaskan dalam Surah An-Nahl, ayat 41-42:

وَالَّذِينَ هَاجَرُوا فِي اللهِ مِنْ بَعْدِ مَا ظُلِمُوا لَنُبَوِّئَنَّهُمْ فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَلأَجْرُ الآخِرَةِ أَكْبَرُ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ الَّذِينَ صَبَرُوا وَعَلَى رَبِّهِمْ يَتَوَكَّلُونَ

Artinya: “Dan orang-orang yang berhijrah karena Allah sesudah mereka dianiaya, pasti Kami akan memberikan tempat yang bagus kepada mereka di dunia. Dan sesungguhnya pahala di akhirat adalah lebih besar, kalau mereka mengetahui, (yaitu) orang-orang yang sabar dan hanya kepada Allah saja mereka bertawakkal.”

Orang-orang yang selalu bertawakal kepada Allah SWT dalam seluruh aspek kehidupannya, akan selalu mendapat balasan dari Allah SWT, tidak hanya balasan kebaikan di dunia tetapi terlebih balasan di akherat nanti. 

3. Orang yang Bertawakal Hidupnya akan Dicukupi Allah SWT

Surah Ath-Thlaaq, ayat 3: 

وَمَنْ يَتَوَكَّلْ عَلَى اللهِ فَهُوَ حَسْبُهُ

Artinya: “Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah niscaya Allah akan mencukupkan (keperluan) nya.”

Ayat tersebut merupakan jaminan dari Allah SWT bahwa orang-orang yang hatinya senantiasa bertawakal kepada-Nya, akan dicukupi seluruh keperluan hidupnya, baik secara material maupun spiritual. 

Orang-orang yang hidupnya dicukupi oleh Allah SWT tidak mungkin mengalami kekurangan meskipun bisa saja orang itu orang sederhana dan bukan orang kaya. 

Demikian pula, orang-orang kaya yang hatinya selalu bertawakal kepada Allah tidak akan mengalami kekhawatiran akan bangkrut sebab Allah akan selalu mencukupinya. 

Semoga apa yang saya sampaikan ini dapat membuka kesadaran kita semua, terutama saya sendiri, untuk senantiasa bertawakal kepada Allah SWT karena dengan tawakal itulah kita akan dicukupi oleh Allah SWT, baik secara material maupun spiritual.