Untuk Apa Jasad Firuan di Utuhkan Oleh Allah, Padahal Dia Dulu Mengaku Menjadi Tuhan dan Mati Mengenaskan
Cari Berita

Advertisement

Untuk Apa Jasad Firuan di Utuhkan Oleh Allah, Padahal Dia Dulu Mengaku Menjadi Tuhan dan Mati Mengenaskan

10/25/18

Sumber gambar thephenomena.wordpress.com

Seorang muslim yang taat kepada Allah dan memiliki sedikit dosa Allah utuhkan jasadnya saat mati.

Tapi firaun seorang yang kafir, bahkan dengan berani mengaku menjadi tuhan dan menentang Nabi Musa, hingga saat ini jasad firaun masih jelas dapat kita lihat, utuh tanpa cacat.

Untuk apa Allah utuhkan jasad firaun jika dia seseorang yang buruk di muka bumi?


Peristiwa yang ada didalam Al-Quran dan terbukti kebenarannya menjadi hal yang paling menarik perhatian dari kalangan peneliti dan ahli adalah kisah Fir'aun yang mengaku menjadi tuhan dan hingga saat ini jasadnya masih utuh, padahal ia adalah orang yang kufur.

Pada surah Yunus ayat 92. Allah SWT berfirman,

فَالْيَوْمَ نُنَجِّيكَ بِبَدَنِكَ لِتَكُونَ لِمَنْ خَلْفَكَ ءَايَةً وَإِنَّ كَثِيرًا مِنَ النَّاسِ عَنْ ءَايَاتِنَا لَغَافِلُونَ

“Maka pada hari ini Kami selamatkan badanmu supaya kamu dapat menjadi pelajaran bagi orang-orang yang datang sesudahmu dan sesungguhnya kebanyakan dari manusia lengah dari tanda-tanda kekuasaan Kami.” (QS. Yunus: 92)

Penjelasan dari ayat diatas ialahi mengenai kisah Nabi Musa yang dikejar Firaun dan bala tentaranya, lalu Firaun di tenggelamkan di Laut Merah.

Para ahli tafsir generasi awal seperti Ibnu Katsir mengatakan bahwa para pengikut Firaun mula-mula tak percaya jika rajanya sudah mati.

Lalu, Allah menimbulkan jasadnya dari laut, hingga mereka benar-benar yakin akan hal itu.


Sumber gambar techno.okezone.com

Lalu untuk apa sebetulnya jasad firaun di selamatkan Allah sehingga sampai saat ini jasadnya utuh.

Pada bulan Juni 1975, Pemerintah Mesir memperbolehkan para peneliti untuk memeriksa bagian-bagian tubuh Fir’aun yang diketemukan serta mengambil gambarnya.

Penelitian tersebut di bawah kepemimpinan Maurice Bucaille, yang merupakan seorang ahli bedah kenamaan Prancis dan pernah menjadi kepala klinik bedah di Universitas Paris.

Penelitian dititikberatkan pada penyebab kematian Fir’aun dengan memeriksa tengkorak kepalanya.

Dari hasil penelitian tersebut, disimpulkan bahwa kematian Fir’aun itu karena digulung oleh gelombang.

Hasil penemuan tim tersebut menunjukkan bahwa kebenaran ayat-ayat Al-Qur’an tidak diragukan lagi, bahwa Fir’aun benar-benar ditenggelamkan oleh Allah swt. dan jasadnya diselamatkan-Nya sebagai pelajaran bagi orang-orang setelahnya.

Alangkah agungnya contoh-contoh yang diberikan oleh ayat-ayat Al-Qur’an tentang tubuh Fir’aun yang sekarang berada di ruang mumi di Museum Mesir di Kairo.

Penyelidikan dan penemuan-penemuan modern telah menunjukkan kebenaran-kebenaran Al-Qur’an.

Itulah penafsiran mengapa Allah utuhkan jasad Firaun tidak lain sebagai contoh dan pengingat bagi kita bahwa tidak ada tuhan selain Allah yang patut untuk disembah dan Al-Quran adalah sebagai kitab yang berisi tentang kebenaran.