Jangan Usir Kucing yang Berada di Dekat Kita, Ada Hikmahnya Memelihara Kucing
Cari Berita

Advertisement

Jangan Usir Kucing yang Berada di Dekat Kita, Ada Hikmahnya Memelihara Kucing

12/20/18



Perlu kita ketahui apabila kita sedang makan lantas ada kucing yang mendekati.

Jangan di usir, karena kucing merupakan salah satu hewan yang dicintai oleh Rasulullah, hewan yang selalu berkeliaran di sekitar kita.

Sehingga cukup sulit bagi kita untuk berpaling dari hewan yang lucu dan menggemaskan ini.

Tidak heran jika banyak yang menyayangi kucing dan menjadikannya hewan peliharaan meskipun terkadang harus mengeluarkan biaya yang tidak murah dalam perawatannya.

Lalu bagaimanakah pandangan islam tentang kucing tersebut?

Dari Abu Qotadah, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّهَا لَيْسَتْ بِنَجَسٍ إِنَّهَا مِنَ الطَّوَّافِينَ عَلَيْكُمْ وَالطَّوَّافَاتِ

“Kucing itu tidaklah najis. Sesungguhnya kucing merupakan hewan yang sering kita jumpai dan berada di sekeliling kita. ” (HR. At Tirmidzi, Abu Daud, An Nasa’i, Ibnu Majah, Ad Darimi, Ahmad, Malik. Syaikh Al Albani dalam Irwa’ul Gholil no. 173 mengatakan bahwa hadits ini shohih)

Hikmah dan Manfaat yang Dapat Kita Ambil dari Hadits Tentang Kucing

1. Menyayangi Sesama Mahluk Ciptaan Allah SWT

Allah menciptkan hewan untuk hidup berdampingan dengan manusia dan mahluk lainnya, tidak untuk saling menyakiti.

Bahkan Allah memperbolehkan untuk mengambil manfaat dari binatang dengan cara yang sesuai syariat islam.

“Dan sesungguhnya pada hewan hewan ternak benar benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu. Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya dan juga hewan hewan itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu”. (QS Al Mu’minun : 21).

2. Hewan yang Tidak Najis Untuk di Pelihara di Dalam Rumah

Kucing memang tidak najis. Namun apakah ini berlaku secara umum? Jawabannya: 

Tidak. Kucing memang tidak najis pada: air liurnya, segala sesuatu yang keluar dari hidungnya, keringat, bekas minum dan bekas makannya. 

Namun, pada kotoran dan kencing dari hewan tersebut tetap dihukumi najis. Begitu pula darahnya dihukumi najis. 

Alasannya, karena kotoran, kencing dan darah pada hewan yang haram dimakan juga dihukumi najis. 

Jadi, segala sesuatu yang berasal dari bagian dalam tubuh dari hewan yang  haram dimakan dihukumi najis, seperti kencing, kotoran, darah, muntahan dan semacamnya.

3. Wajib Diperlakukan Dengan Baik

Dari ibnu Umar RA Nabi Muhammad SAW bersabda “Seorang wanita dimasukkan ke dalam neraka karena seekor kucing yang dia ikat dan tidak diberikan makan bahkan tidak diperkenankan makan binatang binatang kecil yang ada di lantai’. (HR Bukhari).

Karena perlakuannya yang tidak baik kepada kucing, sehingga menimbulkan laknak Allah.

kucing juga makhluk Nya yang wajib disayangi sebagaimana yang Nabi Muhammad contohkan. Kucing juga makhluk hidup seperti manusia yang juga bisa merasakan lapar dan haus, dan bisa merasakan sakit dan bahagia. 

Hukum menyayangi kucing dalam islam ialah halal dan hukum untuk orang yang menyakiti kucing ialah mendapat dosa besar dan dimasukkan ke dalam neraka sebab di dalam hatinya tidak terdapat rasa kasih sayang untuk sesama.

Begitulah hikmah yang dapat kita peroleh dari memelihara dan menyayangi mahluk ciptaan Allah, meskipun hewan tidak memiliki akal, justru manusia yang diberi kesempurnaan yang harus bisa mengerti bagaimana memperlakukan ciptaan Allah ini.