Jika Tahapan Awal Ini Sudah Anda Rasakan, Waspadai 5 Bisikan Setan yang Menjerumuskan
Cari Berita

Advertisement

Jika Tahapan Awal Ini Sudah Anda Rasakan, Waspadai 5 Bisikan Setan yang Menjerumuskan

12/7/18


Jika Tahapan Awal Ini Sudah Anda Rasakan, Waspadai 5 Bisikan Setan yang Menjerumuskan - Ketika lalai dari mengingat Allah akan sangat mudah sekali terjebak dalam pengaruh setan.

Sudah menjadi sumpah setan jika ia akan terus menggoda anak cucu Adam sampai nanti datangnya hari kiamat untuk menemani di neraka setelah berhasil tergoda bujuk rayu setan.

Maka perlu sebagai seorang muslim mewaspadai tipu daya setan hingga jatuh kedalam adzab Allah, berikut ini seperti yang dari hijaz.id inilah 5 tahapan yang dilakukan syaithan untuk menjebak manusia.

1. Diajak pada Kekafiran, Kesyirikan, Serta Memusuhi Allah dan Rasul-nya

Setan akan terus menggoda manusia agar bisa terjerumus dalam dosa pertama ini. Jika telah berhasil, pasukan dan bala tentara iblis akan diangkat posisinya menjadi pengganti iblis.

2. Diajak pada Dosa Besar (al-kabair)

Setan akan mengajak manusia untuk melakukan dosa besar, terlebih lagi jika ia adalah seorang yang alim tentu setan akan sangat bersemangat untuk menyesatkan.

Yang berhasil menyesatkan manusia dalam hal ini, dialah yang nanti akan menjadi pengganti iblis.

3. Dijerumuskan pada Dosa Kecil (ash-shaghair)

Jika setan gagal menjerumuskan dosa besar, setan akan mengajak pada dosa kecil, meskipun dosa kecil ini juga berbahaya sehingga lama kelamaan akan terjurumus kedalam dosa besar.

إياكم ومحقرات الذنوب كقوم نزلوا في بطن واد فجاء ذا بعود وجاء ذا بعود حتى انضجوا خبزتهم وإن محقرات الذنوب متى يؤخذ بها صاحبها تهلكه

“Jauhilah oleh kalian dosa-dosa kecil. (Karena perumpamaan hal tersebut adalah) seperti satu kaum yang singgah di satu lembah, lalu datanglah seseorang demi seorang membawa kayu sehingga masaklah roti mereka dengan itu. Sesungguhnya dosa-dosa kecil itu ketika akan diambil pemiliknya, maka ia akan membinasakannya.” (HR. Ahmad, 5: 331, no. 22860. Syaikh Syu’aib Al-Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shahih)

Maksud hadits, jika dosa kecil terus menumpuk dan tidak terhapus, maka itu akan membinasakan.

4. Disibukkan dengan perkara mubah (yang sifatnya boleh, tidak ada pahala dan tidak ada sanksi di dalamnya)

Namun karena sibuk dengan yang mubah mengakibatkan luput dari pahala. Jika setan tidak mampu menggoda dalam tingkatan kelima ini, maka seorang hamba akan benar-benar tamak pada waktunya. Ia akan tahu bagaimanakah berharganya waktu. Ia pun tahu ada nikmat dan ada akibat jelek jika tidak menjaganya dengan baik. Jika tidak mampu dalam langkah kelima, maka setan beralih pada langkah yang keenam.

5. Disibukkan dalam amalan yang kurang afdhal, padahal ada amalan yang lebih afdhal

Setan akan menggoda manusia supaya ia luput dari pahala amalan yang lebih utama dan ia terus tersibukkan dengan yang kurang afdhal.

Semoga bermanfaat.