Tiga Kunci Utama Untuk Move On dari Mantan Dengan Cara Islami
Cari Berita

Advertisement

Tiga Kunci Utama Untuk Move On dari Mantan Dengan Cara Islami

12/10/18


Berhijrah memang bukan jalan mudah, memutuskan hubungan dan berniat move on untuk menjadi pribadi yang lebih baik memang butuh perjuangan.

Untuk itu perlu kiat-kiat move on menurut pandangan islam yang ampuh untuk dilakukan.

Dalam perjalanan kehidupan seseorang sangat erat kaitannya dengan hal-hal yang bersifat membahagiakan dan juga ada hal-hal yang tidak menyenangkan. Kedua hal ini rupanya memiliki ujiannya masing-masing.

Ketika kalian bahagia, kalian akan diuji seberapa besar kalian ingat kepada Allah SWT. Apakah kalian akan bersyukur atau melupakannya. Ketikan kalian berada dalam masa-masa sulit, Allah akan menguji kalian apakah kalian akan tetap berada di jalan yang benar untuk terus memohon pertolongannya dan berserah diri kepadaNya atau akan melupakannya.

Move on sering kali erat kaitannya dengan hal-hal yang tidak menyenangkan seperti hilangnya sebuah kesempatan, hilangnya pasangan hidup yang sementara, hilangnya rezeki dan masih banyak hal-hal lainnya. Bagi sebagian besar dari kalian rupanya menyatakan bahwa Move On itu sulit karena sangat sulit untuk melepaskan kenangan indah bersama orang-orang terkasih dimasa lalu, namun pada kenyataanya kalian tidak boleh berada dalam kondisi bersedih yang berlarut-larut.

Islam memberikan obat penawar dari hati yang sedang tidak dalam keadaan baik. Maka tiga kunci inilah yang mampu menjadi obat penawar bagi kalian yang ingin bersiap untuk Move on.

1. Ikhlas

Saat kalian memutuskan untuk mulai melanjutkan kehidupan, hal yang pertama dan menjadi modal kalian adalah keikhlasan. Mengapa keikhlasan menjadi modal utamanya?

Ikhlas adalah merelakan segala hal yang kita harapkan dan yang kita inginkan dikembalikan pada Allah SWT, pemilik segalanya. Ikhlas mengantarkan kita untuk lebih mudah menerima kenyataan bahwa apa yang telah kita rencanakan tidak terjadi sesuai dengan waktu yang kita harapkan. Ikhlas membuat hati terasa lebih tenang. Ikhlas merelakan diri kita diarahkan oleh Allah SWT sesuai dengan rencana terbaik milik-Nya.

2. Mendekatkan diri pada Allah SWT


Mendekatkan diri kepada Allah SWT sangat mudah dan sangat banyak pula cara untuk semakin mendekatkan diri padanya. Beberapa cara yang sering dilakukan adalah dengan cara shalat, berdoa, berzikir, berserah diri dan lain sebagainya. 

Memperbaiki diri dengan cara berhijrah ke jalan yang lebih baik yaitu mulai mengamalkan sunnah-sunnah yang telah dianjurkan oleh Nabi Muhammad SAW juga menjadi salah satu cara mendekatkan diri kepada Allah SWT. 

3. Fokus terhadap kehidupan diri sendiri

Ketika kalian sudah memilih untuk bangkit dari situasi yang tidak menyenangkan tersebut, sebaiknya kalian fokus terhadap diri sendiri. Hilangkan kebiasaan tetap ingin mengetahui kabar, kebiasaan dan hal-hal lainnya yang berhubungan erat dengan seseorang di masa lalu. 

Semakin kebiasaan itu dilakukan, maka akan semakin sulit untuk kalian bangkit dan mulai menjalani lembar kehidupan baru. Sebaliknya, fokuslah pada diri sendiri. Sadarlah bahwa ada banyak sekali hal yang belum kalian lakukan saat bersamanya. Ada banyak mimpi, cita-cita, harapan yang masih harus kalian raih. Dan tentunya masih ada orang-orang terkasih lainnya yang harus kalian bahagiakan terutama orang tua.

Bukalah mata dan gunakan pikiran kalian dengan baik. Dunia tidak sekecil yang kalian bayangkan jika tanpanya. Ada banyak peluang untuk mewujudkan hal-hal yang kalian inginkan tanpa harus menyertakan dia di dalamnya. 

Ingatlah bahwa kalian lahir ke dunia sendiri, tanpa mengenal siapa-siapa kecuali Allah SWT dan orang tua kalian dan kalian pun akan mati sendiri dan pertanggungjawaban tentang kehidupan pun sendiri. Lalu mengapa kalian merasa takut untuk hidup di dunia sendiri untuk sementara waktu hingga Allah SWT menghadirkan orang yang tepat bagi kalian? 

Yakinlah pada Allah SWT akan rancangan hidup seseorang karena Allah SWT maha sebaik-baiknya pembuat rencana.