Wanita yang Cocok Untuk Dijadikan Istri Sesuai Tuntunan Rasulullah dan Al Quran

Advertisement

Advertisement 970x90px

Wanita yang Cocok Untuk Dijadikan Istri Sesuai Tuntunan Rasulullah dan Al Quran

M Yazidinniam
12/3/18


Sumber gambar inspiradata.com


Memahami calon pendamping hidup sebaik mungkin menjadi tahapan awal untuk menjalani kehidupan bersama pasangan dalam ikatan sebuah pernikahan.

Percayakan patokan-patokan pilihanmu pada Al-Qur’an dan hadits Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi Wa sallam, karena itu adalah sebaik-baiknya hal untuk mencari kebenaran.

1. Taat Beragama

Rasulullah SAW bersabda :
“Perempuan itu dikawini atas empat perkara, yaitu: karena hartanya, karena keturunannya, karena kecantikannya, atau karena agamanya. Akan tetapi, pilihlah berdasarkan agamanya agar dirimu selamat.”(H.R. Bukhari dan Muslim)

Penjelasan :

Hadits tersebut memberikan gambaran mengenai kriteria-kriteria yang menjadi bahan pertimbangan seorang lelaki dalam memilih seorang perempuan sebagai istrinya.

Kriteria-kriteria tersebut adalah kecantikan, keturunan, kekayaan, dan agamanya. Orang yang mengutamakan kriteria agama, dijamin oleh Allah SWT akan memperoleh kebahagiaan dalam berkeluarga.

2. Menyenangkan Hati

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa’ ayat 3 :

“Jika kamu takut tidak akan dapat berlaku adil terhadap (hak-hak) perempuan yang yatim (bilamana kamu mengawininya), kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi, …”

Penjelasan :

Ayat tersebut menyebutkan agar laki-laki memilih perempuan yang memikat atau menyenangkan hatinya sebagai istri.

3. Amanah dan Bertanggung Jawab Kepada Suami

Allah berfirman dalam Q.S. An-Nisaa’ ayat 34:

“…Oleh sebab itu, wanita yang shalih ialah yang taat kepada Allah lagi memelihara (dirinya dan harta suami) ketika suaminya tidak ada, karena Allah telah (menyuruh) memeliharanya…”

Disebutkan dalam Hadits berikut: Rasulullah SAW bersabda:

“Sebaik-baik istri yaitu yang meyenangkanmu ketika kamu lihat; taat kepadamu ketika kamu suruh; menjaga dirinya dan hartamu ketika kamu pergi”.

(H.R. Thabarani, dari ‘Abdullah bin Salam)

Penjelasan :

Amanah yaitu tanggung jawab memenuhi kepercayaan orang kepadanya. Apa saja yang dipercayakan orang kepadanya dijaga dan ditunaikan dengan sebaik-baiknya sesuai dengan tuntutan pemberi kepercayaan.

4. Tidak Memikat Pandangan Bila Keluar Rumah

Disebutkan dalam Hadits berikut:

“Wanita-wanita yang gemar minta cerai dan wanita-wanita pesolek (di luar rumah) adalah wanita-wanita munafik”. (H.R. Abu Nu’aim)

Penjelasan :

Maksud Hadits di atas ialah perempuan yang suka bersolek ketika keluar rumah adalah perempuan munafik. Orang munafik perkataannya tidak bisa dipercaya, janjinya tidak bisa dipegang dan kejujurannya tidak dapat dipertanggungjawabkan. 

Oleh karena itu, perempuan yang suka bersolek ketika keluar rumah berarti memiliki sifat-sifat buruk.

5. Besar Kasih Sayangnya kepada Anak Kecil

Dalam Hadits berikut disebutkan bahwa: Rasulullah SAW bersabda:

“Wanita yang paling baik yaitu yang pandai mengendarai unta. Wanita Quraisy yang terbaik yaitu yang besar kasih sayangnya kepada anak kecil dan pandai mengurus harta suaminya yang sedikit (miskin).” (H.R. Ahmad, Bukhari dan Muslim)

Penjelasan:

Maksud Hadits di atas ialah perempuan yang pandai mengendarai unta adalah perempuan yang pandai mengurus keluarganya; dan perempuan yang paling baik adalah yang paling besar kasih sayangnya kepada anak-anak.

Kasih sayang kepada anak kecil dapat ditunjukkan dengan perhatian besar kepada anak-anak, senang berkumpul dengan mereka, akrab bergurau dan bercanda dengan mereka, sabar menghadapi tingkah laku mereka dan gembira membimbing dan mengasuh mereka.

Itulah beberapa petunjuk untuk menentukan wanita seperti apa yang cocok sebagai pendamping hidup sesuai tuntunan Hadits dan Al Quran.

Semoga bermanfaat.