Obat Hati Gara-gara Penyakit Cinta, Patah Hati, dan Ditolak Pasangan
Cari Berita

Advertisement

Obat Hati Gara-gara Penyakit Cinta, Patah Hati, dan Ditolak Pasangan

1/18/19
Terkena Penyakit Al-‘Isyq (Penyakit Cinta), Patah Hati, Ditolak DLL, Jangan khawatir, Ini Dia Obat Ampuh Penolongnya

Terkena Penyakit Al-‘Isyq (Penyakit Cinta), Patah Hati, Ditolak DLL, Jangan khawatir, Obati dengan cara-cara ini

Pada dasarnya, kebanyakan dari mereka yang sudah terkena penyakit ini sudah tahu dan sadar penuh bahwa mereka terkena suatu penyakit yang berbahaya.

Akan tetapi mereka malah ingin terus bergelimang didalamnya. Merasakan manis rasa perihnya rindu kepada pujaan hati. nasehat tentang penyakit al-‘isyq dikepala mereka bagai mengukir air dalam memori, sekejab dalam kedipan mata langsung hilang. mereka tidak hiraukan, yang terpenting hati mereka tetap dijerat oleh surga kepalsuan.

Obat itu adalah menikah dengan cinta yang halal….

Sebagaimana qoul yang dibawakan oleh Ibnu Taimiyyah rahimahullah:

النفس لا تترك شيئا ألا بشيئ

“jiwa tidak akan bisa meninggalkan sesuatu kecuali jika ada sesuatu [yang menggantikannya]”

seseorang yang menolak engkau akan tergantikan dengan yang baru, di dia yang sebelumnya tidak halal maka tergantikan dengan yang halal…

Oleh sebab itu, kami ingin berpanjang lebar mengenai hal ini. tindakan ini harus ditapaki oleh peminum khamr asmara agar mereka siuman dan tersadar.

Jika tidak bisa kejenjang pernikahan,  maka berikut 15 langkah untuk mengobati penyakit cinta (al-‘isyq):

1. Ikhlas kepada Allah

Permasalahan serumit apapun apabila ditangani dengan cara ikhlas, maka buahnya pun akan indah. Ketika kita mengikhlaskan sesuatu karena Allah maka seketika itu Allah akan mempersiapkan pengganti yang lebih baik.

2. Berdoa

karena doa bisa merubah takdir. Memasrahkan diri kepada Allah, secara tulus menyerahkan diri kepada-Nya, ikhlas, dan memohon kepada-Nya dengan segala kerendahan agar disembuhkan dari penyakit

3. Menahan pandangan

Jika mampu, menahan pandangan semua yang berhubungan dengan pujaan hati. Rumahnya, kendaraan, barang pemberian dan lain-lain

4. Banyak berpikir dan berdzikir

Berpikir dan merenungi bahwa ini adalah penyakit. Berdzikir agar menguatkan hati dan menenangkan jiwa

Allah berfirman,

الَّذِينَ آمَنُوا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوبُهُمْ بِذِكْرِ اللَّهِ أَلا بِذِكْرِ اللَّهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوبُ

“Orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan berzikir (mengingat) Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram” [Ar-Ra’du:28]

5. Menjauh dari orang yang dicintainya

tetap bersabar menanggung beban perpisahan beberapa waktu walaupun sulit pada awalnya. hindarilah handphone yang mengarah kepadanya, hapus memori telpon dari nomornya. Ganti nomor anda. sebisa mungkin Jauhilah orang-orang [comblang] yang mendukung cinta buah khuldi yang palsu.

6.Menyibukkan diri dengan hal-hal yang bermanfaat

Kita sudah mengetahui sebab mabuk cinta adalah karena kesibukan hati yang kosong. Hatinya akan dipenuhi bayang-bayang kekasihnya. Bayngan itu akan sirna kemudian pecah bersama kesibukan ketaatan yang berujung dengan melupakannya.

Ibnu Qayyim Al-Jauziyah rahimahullah berkata:

وَنَفْسُكَ إِنْ أَشْغَلَتْهَا بِالحَقِّ وَإِلاَّ اشْتَغَلَتْكَ بِالبَاطِلِ

“Jika dirimu tidak disibukkan dengan hal-hal yang baik, pasti akan disibukkan dengan hal-hal yang batil” [Al Jawabul Kaafi hal 156, Darul Ma’rifah, cetakan pertama, Asy-Syamilah].

 7. Mengiringi jenazah, Menjenguk orang sakit, menziarahi kubur, melihat orang mati, berpikir tentang kematian dan kehidupan setelahnya

Kenikmatan dunia yang semu bisa remuk redam dengan meningat kematian, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

أَكْثِرُوا ذِكْرَ هَاذِمِ اللَّذَّاتِ يَعْنِي الْمَوْتَ

“Perbanyaklah mengingat penghancur kelezatan, yakni kematian” (HR. Imam Empat kecuali Abu Daud)

8. Senantiasa hadir dalam majelis ilmu, duduk bersama orang-orang zuhud dan mendengar kisah-kisah orang shalih

Majelis ilmu merupakan tempat me-recharge iman setelah baterainya habis termakan oleh buaian berbuah tak nyata. jamaah orang-orang yang sholih adalah tempat istirahatnya hati dari kesibukan menangkal fitnah dan makar dunia.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِي بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di satu rumah Allah, mereka membacakan kitabullah dan mempelajarinya, kecuali turun kepada mereka ketenangan, dan rahmat menyelimuti mereka, para malaikat mengelilingi mereka dan Allah memuji mereka di hadapan makhluk yang ada didekatnya”. [HR. Muslim nomor 6793]

9. Selalu berusaha  menjaga konsisten sholat dengan sempurna, menjaga kewajiban-kewajiban sholat, baik berupa kekhusyukan dan kesempurnaannya secara lahir dan bathin

Jika sholat kita sudah benar, maka akan mencegah semuanya, Allah ‘Azza wa jalla berfirman,

إِنَّ الصَّلَاةَ تَنْهَى عَنِ الْفَحْشَاء وَالْمُنكَرِ

“Sesungguhnya shalat itu mencegah dari (perbuatan-perbuatan) keji dan mungkar” [Al-Ankabut: 45]

10. Membayangkan aib pujaan hati, melihat-lihat keburukannya

Telah berkata Ibnul Jauzi rahimahullah : “Sesungguhnya manusia penuh dengan najis dan kotoran. Dan orang yang dimabuk cinta melihat kekasihnya dalam keadaan sempurna. Karena cinta, ia tidak dapat melihat aib kekasihnya. Sebab hakikat segala sesuatu dapat disingkap dengan timbangan yang adil. Sementara yang menjadi penguasa atas dirinya adalah hawa nafsu yang zhalim. Itu akan menutupi seluruh cela hingga akhirnya orang yang dilanda cinta melihat kekasihnya yang jelek menjadi jelita.

11. Memikirkan akan ditinggal pergi orang yang dicintainya, bisa jadi ditinggal mati atau ditinggal pergi tanpa sebab atau ditinggal karena sudah jemu dan bosan

Karena semua yang ada di dunia ini pasti akan sirna, Allah ‘Azza wa jalla berfirman,

كُلُّ مَنْ عَلَيْهَا فَانٍ

“Semua yang ada di bumi itu akan binasa.” [Ar-Rahman: 26]

12. Menatap akibat perbuatannya dan keadaan buruk para peminum khamr asmara

Hal ini bisa diperoleh dengan membaca dan menoleh kebelakang dengan berkaca kepada sejarah. orang-orang yang akan hina dunia dan akhirat disebabkan karena cinta. Qobil yang telah membunuh habil, Abdurrahman bin Muljam yang membunuh Ali bin Abi Thalib radhiallhu ‘anhu, terbunuhnya unta nabi Shalih ‘alahissalam. Semua karena al-’isyq terhadap wanita

13. Bersabarlah, sebab perjuangan melepas belenggu al-’isyq sangat menuntut kesabaran

Jika bersabar dengan sebenar-benarnya sabar, pasti akan mendapatkan pahala yang tak terkira, Allah ‘Azza wa jalla berfirman,

إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ

“Sesungguhnya hanya orang-orang yang bersabar sajalah yang akan dipenuhi ganjaran mereka tanpa batas.” (QS. Az-Zumar: 10)

14. Yakin bahwa Allah akan memberi ganti lebih baik

Salah satu bentuk rasa kekhawatiran adalah apakah ia bisa dapat yang seperti ini kelak. benih cinta ini yang sulit semai. Tebing asmara ini yang sudah susah payah didaki. Lika-liku kasih yang berat dilewati. Istana sayang yang dibangun  bersama. Apakah itu semua akan ditinggal dan hancur begitu saja?. Jawabannya adalah, Allah pasti akan menggantinya yang jauh lebih baik. Istana itu dibangun diatas pondasi kemaksiatan kepada Allah. Tampak megah dan kuat tapi hakikatnya lemah tak bertumpu bagai tiang penyangga yang bersandar kepada temboknya.

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda:

نَّكَ لَنْ تَدَعَ شَيْئاً لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ بَدَّلَكَ اللَّهُ بِهِ مَا هُوَ خَيْرٌ لَكَ مِنْهُ

“Sesungguhnya jika engkau meninggalkan sesuatu karena Allah, niscaya Allah akan memberi ganti padamu dengan yang lebih baik bagimu.” (HR. Ahmad 5/363. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadits ini shohih)

15. MENIKAH

Jika penyakit cinta ini semakin sukar untuk disembuhkan, maka tiada jalur lain selain menikah dan berserah diri kepada Allah. Dengan menikah maka akan dibukakan pintu-pintu keberkahan dan dijauhakan dari lubang-lubang keamaksiatan.

Obat hati  gara-gara penyakit cinta di atas semoga dapat membantu kita keluar dari permasalahan yang rumit terkait percintaan.. Aamiin.