Celakanya Orang yang Tidak Menjaga Diri Dari Air Kencing
Cari Berita

Advertisement

Celakanya Orang yang Tidak Menjaga Diri Dari Air Kencing

1/30/19


Orang-orang ini celaka karena sudah menganggap sepele apa yang menjadi kebiasaannya tidak mengalirkan dosa. Padahal balasan pedih siksa neraka akan mereka terima.

Islam mengajarkan tentang pentingnya menjaga kebersihan, sebab didalam hadist diterangkan. Jika kebersihan adalah sebagian dari iman, tidak terkecuali dalam urusan buang air kecil.

Sebab hanya karena urusan sepele ini (bagi mereka yang menganggapnya sepele) padahal banyak penghuni alam kubur yang mendapatkan siksa pedih dari malaikat karena semasa hidupnya tidak memperhatikan bagaimana mereka menjaga kebersihan dari air kencing.

Akibat Tidak Menjaga Diri Dari Air Kencing


Banyak ayat al-Quran dan hadist Rasulullah yang memerintahkan dan menganjurkan kebersihan.

إِنَّ اللَّهَ يُحِبُّ التَّوَّابِينَ وَيُحِبُّ الْمُتَطَهِّرِينَ

Sesungguhnya Allâh menyukai orang-orang yang bertaubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri. [Al-Baqarah/2: 222].
Riwayat lain juga menjelaskan bagaimana siksa kubur akibat tidak menjaga diri dari air kencing.

عَنْ أَنَسٍ , قَالَ : قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى الله عَلَيهِ وَسَلَّمَ :  تَنَزَّهُوا مِنَ الْبَوْلِ فَإِنَّ عَامَّةَ عَذَابِ الْقَبْرِ مِنْهُ

Dari Anas Radhiyallahu anhu, dia berkata, 

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, “Bersihkanlah diri dari air kencing. Karena sesungguhnya kebanyakan siksa kubur berasal darinya.” [HR. Ad-Dȃruquthnȋ dalam Sunannya, no. 459. Dan hadits ini dinilai shahȋh oleh Syaikh al-Albani dalam Irwaul Ghalil, no. 280]
Dalam keterangan lain yang dijelaskan oleh Imam Adz-Dzahabi R.A berkata "Dosa Besar ke-36 ialah: Tidak Membersihkan Diri Dari Air Kencing, Dan itu Termasuk Syi'ar Nashara" [Al-Kabair, Hlm. 141]

Air kencing termasuk najis, maka badan, pakaian dan tempatnya yang terkena air kencing harus dibersihkan dan disucikan. Jika anda lalai dan dengan sengaja menyepelekan, ini yang menjadi penyebab siksa kubur itu datang.

Adab Buang Air Kecil Sesuai Sunnah Rasulullah


Setelah kita ketahui penyebab seseorang disiksa dialam kubur karena lalai dalam menjaga diri dari air kencing, selanjutnya kita akan belajar bagaimana adab buang air kecil sesuai sunnah Rasulullah.

Dari Salman RA beliau ditanyai oleh seseorang: 
“Bukankah Rasulullah SAW telah mengajarkan kepada kamu segala sesuatu sampai masalah buang air juga?” Jawabnya: Benar! Dia melarang kita menghadap kiblat saat buang air besar atau kecil. Dia juga melarang beristinjak dengan tangan kanan, beristinjak kurang dari tiga biji batu dan istinjak dengan kotoran ternak yang telah keras atau dengan tulang.

Penjelasan Hadits

Buang air adalah suatu kebiasaan yang selalu dilakukan setiap hari. Karena kebiasaan itulah seringkali kita kurang memperhatikan adab-adab dalam melakukannya.

Dalam Islam ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:
  1. Tidak membawa barang yang tertulis nama Allah, kitab suci al-Qur’an atau sebagian dari ayat-ayatnya.
  2. Membaca doa ketika hendak memasuki toilet dan ketika keluar dari toilet.
  3. Mendahulukan kaki kiri ketika masuk dan mendahulukan kaki kanan ketika keluar.
  4. Tidak menghadap kiblat atau membelakanginya.
  5. Menghindari membuang air di dalam lubang yang ada hewan di dalamnya.
  6. Jangan membuang air di tempat orang berteduh, di jalanan atau tempat yang dipakai manusia.
  7. Tidak buang air kecil atau besar di dalam air yang tergenang atau air mengalir yang biasa digunakan manusia untuk bersuci.
  8. Tidak bersuci dengan tangan kanan, untuk menjaga kebersihan.
  9. Dilarang berbicara ketika memberi salam, menjawab salam dan berzikir secara lisan.

Istinjak berarti bersuci sesudah buang air besar maupun air kecil yaitu membersihkan air kecil maupun besar dari tubuh dengan air dan jika tidak ada air bolehlah beristinjak dengan batu atau benda-benda lain yang meresap.