Teman Baik di Dunia Bisa Jadi Musuh di Hari Kiamat, Ini Penyebabnya
Cari Berita

Advertisement

Teman Baik di Dunia Bisa Jadi Musuh di Hari Kiamat, Ini Penyebabnya

2/12/19
Seperti inilah model "Teman Akrab yang Hanya Menikmati Dunia" menjalin pertemanan tidak dibangun berdasarkan "Pertemanan karena Allah", hal demikian ini bisa jadi kelak di hari kiamat mereka akan saling bermusuhan.

Bisa jadi memiliki teman pengguna obat terlarang menjad sangat akrab melebihi saudara sendiri saat sama-sama menggunakan obat-obatan, bahkan mereka berikrar:

"Kita saling berbagi untuk mengkonsumsi obat-obatan terlarang saat susah maupun senang bersama-sama"

Namun tiba-tiba keadaan berbalik ketika semua tertangkap polisi, saling menuduh dan memfitnah antara satu sama lain. Menyalahkan yang mengajak pertama kali dan saling mengelak.

Seperti inilah model "Teman Akrab yang Hanya Menikmati Dunia" menjalin pertemanan tidak dibangun berdasarkan "Pertemanan karena Allah", hal demikian ini bisa jadi kelak di hari kiamat mereka akan saling bermusuhan.

Sebab didunia saja model pertemanan mereka tidak untuk bertujuan agar di akhirat kelak mendapat tempat yang baik di surga.

Allah berfirman dalam QS. Az Zukhruf (67)

الْأَخِلَّاءُ يَوْمَئِذٍ بَعْضُهُمْ لِبَعْضٍ عَدُوٌّ إِلَّا الْمُتَّقِينَ

“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.”

At Thabari juga menjelaskan, "Orang-orang yang saling berteman diatas maksiat kepada Allah SWT di dunia, di hari kiamat kelak akan saling bermusuhan satu sama lain dan saling berlepas diri, kecuali mereka yang saling bersahabat diatas takwa kepada Allah."

Sesuai tuntunan syariat hendaknya kita benar-benar mencari sahabat yang baik ahlaq dan imannya. Jangan sampai menyesal di hari kiamat sebagaimana firman Allah SWT dalam (QS. Al-Furqan: 27-29)

وَيَوْمَ يَعَضُّ الظَّالِمُ عَلَىٰ يَدَيْهِ يَقُولُ يَا لَيْتَنِي اتَّخَذْتُ مَعَ الرَّسُولِ سَبِيلًا ﴿٢٧﴾ يَا وَيْلَتَىٰ لَيْتَنِي لَمْ أَتَّخِذْ فُلَانًا خَلِيلًا ﴿٢٨﴾ لَقَدْ أَضَلَّنِي عَنِ الذِّكْرِ بَعْدَ إِذْ جَاءَنِي ۗ وَكَانَ الشَّيْطَانُ لِلْإِنْسَانِ خَذُولًا

“Dan (ingatlah) hari (ketika itu) orang yang zalim menggigit dua tangannya (yakni: sangat menyesal), seraya berkata: “Aduhai kiranya (dulu) aku mengambil jalan bersama-sama Rasul. Kecelakaan besarlah bagiku; kiranya aku (dulu) tidak menjadikan si Fulan itu teman akrab(ku). Sesungguhnya dia telah menyesatkan aku dari Al Quran ketika Al Quran itu telah datang kepadaku.” Dan adalah setan itu tidak mau menolong manusia.”

Perintah Allah SWT Agar Berteman Dengan Orang-orang yang Bertawakal dan Jujur

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا اتَّقُوا اللَّهَ وَكُونُوا مَعَ الصَّادِقِينَ

“Wahai orang-orang yang beriman! Bertakwalah kepada Allah, dan hendaklah kamu bersama orang-orang yang benar (jujur).” (QS. At-Taubah: 119)

Maka dari itu hendaklah kita mengetahui dengan siapa kita baiknya berteman, untuk apa waktu yang kita habiskan bersama teman. Teman yang sholeh didunia insya allah akan memberikan syafaat kelak kita diakhirat.

Semoga bermanfaat, terima kasih.